Connect With Us

Soal Paspor, Gayus Dituntut Jaksa 3 Tahun Penjara

| Selasa, 9 Agustus 2011 | 12:39

Jaksa Retno. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Sidang Gayus HP Tambunan atas dugaan pemalsuan paspor dengan  nama Sony Laksono kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN)  Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (9/8/2011) sekitar pukul 11.00 WIB.  Agenda sidang kali ini adalah tuntutan.

Dalam tuntutannya, JPU yang berjumlah 6 orang itu menuntut Gayus untuk dipenjara 3 tahun.  Sidang yang diketua oleh Syamsul Bahri Harapan berlangsung sekitar satu jam. JPU secara bergantian membacakan tuntutan.

"Memutuskan terdakwa Gayus bersalah melakukan tindak pidana menggunakan surat jalan RI palsu. Melanggar. Pasal 55 huruf a jonto huruf C,  UU No.9 1992 tentang keimigrasian. Menuntut terdakwa 3 tahun penjara," ujar  Putri Ayu Wulandari salah satu JPU.

Dengan barang bukti satu keping CD berisi data imgirasi, satu buah boarding past atas nama Milana Anggraini. Hal yang memberatkan, karena kasus ini akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat kepada pelayanan Imigrasi di Indonesia. Hal yang memberatkan, terdakwa berlaku sopan selama persidangan.

JPU lainnya Sugeng Hariadi mengatakan, terdakwa Gayus sengaja melakukan pemalsuan paspor. "Padahal terdakwa sadar masih menjalani masa tahanan statusnya.  Bahwa benar terdakwa telah mendapat paspor dari seseorang  bernama Jhon Crist  tanpa melakukan pengurusan di kantor imigrasi.
Dan didapatkan fakta-fakta bahwa terdakwa berangkat pada 30 September 2010- 2 Oktober 2010 ke Makau Hongkong dan Singpura dengan menggunakan  paspor
bernomor T16444," katanya.


Dimana paspor bernomor T16444 itu tidak terdaftar dalam database sebagai nama Sony Laksono, tetapi Margereth Ingrit Anggraini.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi juga tidak pernah mencetak paspor Sony Laksono, dan tak pernah membatalkan paspor bernomor T16444. Terdakwa sadar itu adalah palsu atau dipalsukan. Semua itu sudah terpenuhi. Mulai dari dirinya dipotret dengan rambut palsu untuk paspor," katanya.

Mendengar itu, Gayus yang menggunakan baju kemeja hitam garis-garis putih dan celana abu-abu langsung mendekati pengacaranya, dan meminta pengacaranya yang berbicara kepada Majelis Hakim. "Kami minta waktu 2 minggu untuk mempersiapkan Pledoi," ujar salah satu pengacara Gayus dari kantor pengacara Hotma Sitompul.


Ketua Majelis Hakim Syamsul Harahap mengatakan, jadwal sidang akan dilanjutkan pada Selasa 23 Agustus 2011.(DRA)
BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

TANGSEL
Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dijadwalkan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Tahap I untuk jalur domisili pada malam ini, Kamis, 26 Juni 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:38

Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill