Connect With Us

Batik Jadi Tren Anak Skena, Pemerhati Batik Soroti Minimnya Regenerasi Perajin

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 Oktober 2025 | 15:57

Instalasi batik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, dalam rangka Hari Batik Nasional, Kamis 2 Oktober 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gen Z membawa batik menjadi tren anak "skena" dengan memadukannya bersama gaya kekinian sehingga tidak lagi terkesan kaku.

Mereka membuat batik semakin populer dan mendorong industri batik untuk berinovasi mengikuti selera anak muda.

Meski demikian, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam hal regenerasi pengrajin batik.

Hal itu disorot pemerhati batik Iwet Ramadhan saat meresmikan instalasi batik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang dalam rangka Hari Batik Nasional, Kamis 2 Oktober 2025.

 

Batik Jadi Tren Ekspresif Anak Muda

Menurut Iwet, saat ini batik tidak lagi dianggap sebagai pakaian formal untuk acara resmi semata. Anak-anak muda sekarang sudah mulai berkain dan menggunakan batik dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan batik telah menjadi ekspresi gaya hidup, bahkan fenomena ini merambah komunitas seperti anak skena dan anak senja.

"Mereka semakin ekspresif, baik laki-laki maupun perempuan, yang mengenakan kain (batik) dapat pergi ke mana saja," katanya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa batik berhasil beradaptasi dan diterima sebagai bagian dari fashion modern dan budaya populer anak muda. "Aku rasa itu sudah kemajuan yang sangat besar sekali," terang Iwet.

 

Minimnya Pembatik Muda Jadi Tantangan Besar

Namun, di balik tren positif tersebut, tersimpan tantangan serius yang perlu segera diatasi yakni regenerasi perajin batik.

Iwet Ramadhan mengungkapkan meskipun minat pakai batik melonjak, penerus pembatik yang berasal dari anak-anak muda masih sangat minim.

"Penerus pembatiknya yang dari anak-anak muda masih susah sekali. Tetap masih yang tua-tua," tegasnya.

Hal ini menjadi catatan penting. Kurangnya minat generasi muda untuk mendalami profesi pengrajin dikhawatirkan dapat memutus rantai keahlian tradisional yang menjadi inti dari warisan budaya tak benda Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill