Connect With Us

ALVAboard Tawarkan Solusi Kemasan Reusable, Lawan Deforestasi Akibat Kardus Sekali Pakai

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 9 Desember 2025 | 20:54

Kardus reusable ALVAboard. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ancaman deforestasi dan masifnya timbulan sampah di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Pertumbuhan industri e-commerce dan logistik meningkatkan permintaan produk berbahan dasar kayu, seperti kertas dan kardus sekali pakai, yang secara langsung menekan penurunan tutupan hutan.

Kardus konvensional yang dominan di pasar hanya digunakan dalam waktu singkat sebelum berakhir menjadi sampah, memperburuk siklus pakai lalu buang, yang memicu kenaikan produksi berkelanjutan dari bahan baku hutan.

Di tengah tuntutan global terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab (prinsip ESG), mencari alternatif kemasan jangka panjang bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

 

Inovasi Kardus Reusable yang Kuat, Higienis, dan Multifungsi

Menjawab tantangan tersebut, ALVAboard hadir sebagai inovasi kemasan berkelanjutan yang menawarkan pendekatan berbeda dari kardus berbasis kertas.

ALVAboard adalah material plastik berongga yang dirancang khusus untuk penggunaan jangka panjang di berbagai kebutuhan industri.

Menurut Alden Lukman, Direktur Utama PT. Alpha Gemilang Makmur, program keberlanjutan harus dimulai dari perubahan sistem, bukan sekadar kampanye.

"Selama model konsumsi ‘pakai-buang’ masih dipertahankan, dampak negatif terhadap lingkungan akan terus berlangsung meskipun upaya daur ulang dilakukan," tegas Alden, Selasa 9 Desember 2025.

ALVAboard tidak hanya menggantikan kardus, tetapi menciptakan sistem pengemasan yang lebih efisien, higienis, kuat, dan minim limbah.

Keunggulan utamanya adalah ketahanan tinggi terhadap kelembaban, air, dan beban berat, memungkinkannya dipakai berulang kali tanpa degradasi kualitas secepat kardus kertas.

"Material ini dapat diaplikasikan menjadi berbagai kebutuhan logistik dan industri, seperti bin box, storage gudang, packaging frozen food, hingga box pindahan," ujar Alden.

 

Investasi Jangka Panjang

Pergeseran ke kemasan reusable ini memiliki dampak ganda. Dari segi ekonomi, perusahaan dapat menekan jumlah pembelian kardus secara berkala, menurunkan biaya operasional jangka panjang.

"Selain itu, dapat mengurangi jumlah pohon yang ditebang untuk produksi kertas dan menekan timbulan sampah yang berakhir di TPA sehingga lebih aman bagi lingkungan," jelas Alden.

Dengan mengadaptasi ALVAboard, perusahaan tidak hanya memenuhi komitmen ESG, tetapi juga meningkatkan citra positif di mata konsumen dan investor, yang kini makin selektif terhadap brand peduli kelestarian alam.

"Transisi ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan efisiensi lingkungan dan membangun standar operasional yang lebih bertanggung jawab," tutup Alden.

BANDARA
Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:32

Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.

NASIONAL
Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik pada 2026, Peserta Mampu Akan Bayar Lebih 

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik pada 2026, Peserta Mampu Akan Bayar Lebih 

Senin, 13 Juli 2026 | 14:19

Pemerintah membuka peluang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan mulai tahun 2026 seiring meningkatnya beban pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill