Connect With Us

Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 9 Januari 2026 | 12:23

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan pencampuran etanol sebesar 10 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis bensin atau E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028. Kebijakan tersebut saat ini masih dalam tahap penyusunan peta jalan atau roadmap.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan, penyusunan roadmap mandatori E10 hampir rampung dan akan segera diumumkan. Ia memastikan kebijakan tersebut tidak akan meleset dari target waktu yang telah ditetapkan pemerintah.

"Saya pastikan paling lambat 2028 sudah ada mandatori. Mungkin 2027-2028 kita roadmapnya sebentar lagi akan selesai," kata Bahlil, Kamis, 8 Januari 2026 dikutip dari detikfinance.

Selain bensin, pemerintah juga tengah mempersiapkan peningkatan campuran biodiesel berbasis minyak sawit untuk bahan bakar solar.

Bahlil mengatakan uji coba biodiesel dengan campuran 50 persen atau B50 ditargetkan rampung pada semester pertama 2026.

"Di tahun 2026 untuk biodiesel B50 sudah dalam uji coba, akan selesai di semester pertama dan di semester kedua kita akan melihat. InsyaAllah kalau berhasil maka kita akan canangkan untuk ke B50," ujarnya.

Dari sisi ketersediaan bahan baku, Bahlil memastikan pasokan minyak sawit nasional dinilai mencukupi untuk mendukung program B50. 

Kata dia, Indonesia sebagai eksportir crude palm oil terbesar di dunia disebut memiliki fleksibilitas dalam mengatur alokasi ekspor dan kebutuhan domestik.

"B50 untuk sawit nggak ada masalah karena kita eksportir CPO terbesar di dunia. Tinggal kita lihat berapa kuota yang bisa kita ekspor, berapa yang dalam negeri," tegasnya.

Rencana penerapan E10 dan B50 sebelumnya juga telah disampaikan Bahlil dalam berbagai kesempatan. 

Menurutnya, kedua kebijakan tersebut efektif untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar, khususnya bensin dan solar.

"Kalau bensin ini 60% konsumsi bensin kita itu masih impor. Maka ke depan kita akan mendorong untuk ada E10. Kemarin malam sudah kami rapat dengan Bapak Presiden. Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10% etanol," kata Bahlil di Jakarta, Selasa, 7 Oktober 2025, lalu.

"Kita akan campur bensin kita dengan etanol. Tujuannya apa? Agar tidak kita impor banyak dan juga untuk membuat minyak yang bersih, yang ramah lingkungan," ungkapnya.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill