Connect With Us

Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 Februari 2026 | 16:54

Ilustrasi petugas forensik memeriksa mayat pria. (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.

Sebab, korban ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kamar kos dengan kondisi kepala terbungkus kantong plastik pada Minggu 8 Februari 2026.

Setelah sempat menjadi teka-teki karena tidak adanya dokumen identitas di lokasi kejadian, polisi akhirnya berhasil mengungkap jati diri korban melalui teknologi identifikasi primer.

 

Identitas Terungkap Lewat Sidik Jari

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto menjelaskan bahwa identitas korban berhasil diketahui setelah tim identifikasi menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) di rumah sakit.

"Di TKP kamar tersebut kami tidak menemukan data diri atau identitas korban. Namun, setelah dilakukan pengecekan sidik jari, diketahui jenazah bernama Hindradjaja," ungkap Gigih, seperti dilansir dari Detikcom.

Berdasarkan data kependudukan, korban diketahui merupakan warga berusia 61 tahun asal Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Mengingat korban berasal dari luar daerah, pihak Polresta Bandar Lampung kini tengah bergerak cepat untuk mencari keberadaan keluarga korban di Provinsi Banten.

"Kami masih berupaya menghubungi pihak keluarga dan berkoordinasi dengan Polda Banten beserta jajarannya untuk menyampaikan kabar duka ini kepada keluarga almarhum," tambah Kompol Gigih.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian Hindradjaja, termasuk melakukan olah TKP lanjutan guna mencari tahu apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

HIBURAN
Ada Festival Kuliner hingga Turnamen Beyblade, Living World Alam Sutera Diserbu Pengunjung Sepanjang Mei 2026

Ada Festival Kuliner hingga Turnamen Beyblade, Living World Alam Sutera Diserbu Pengunjung Sepanjang Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:37

Suasana berbeda hadir di Living World Alam Sutera sepanjang Mei 2026. Pusat perbelanjaan di kawasan Alam Sutera itu menghadirkan rangkaian program bertema “Spring Escape” yang memadukan dekorasi taman bunga matahari raksasa, festival kuliner

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill