Connect With Us

Lahan Bandara Soekarno-Hatta Dipenuhi Bangunan Liar

| Rabu, 1 Juli 2009 | 17:11

TANGERANGNEWS-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II meminta perhatian kepada Pemkot Tangerang karena hampir seluruh wilayah bandara tersebut dipenuhi bangunan liar. Padahal area tersebut merupakan wilayah yang diperuntukan sebagai lahan keselamatan penerbangan. Manajer Humas PT Angkasa Pura II Trisno Heriyadi mengatakan, hampir seluruh lahan bandara yang berada disisi perbatasan dengan masyarakat sekitar kini tumbuh bangunan liar seperti warteg, bengkel dan rumah semi permanen. “Paling banyak di wilayah selatan Bandara ini, atau di dekat Jalan Pembangunan,” katanya, saat ini kepada Seputar Indonesia. Karena itu, PT Angkasa Pura II mengirimkan surat kepada Pemkot Tangerang untuk segera mentertibkan ratusan bangunan itu. Pasalnya, kata dia, area tersebut dapat menghalangi ruang keselamatan penerbangan. “Kita meminta Pemkot bergerak, karena wilayah itu merupakan area keselamatan penerbangan. Pasalnya, jika tidak segera, suatu saat bangunan itu akan susah dibongkar. Apalgi jika sampai bertahun-tahun,” ujarnya. Menanggapi itu, Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, badan usaha milik negara (BUMN) yang ada dikota Tangerang itu harusnya lebih peka terhadap dinamika lingkungan dan masyarakat disekitarnya. Arief mengatakan, Pemkot Tangerang selama ini cukup respon memfasilitasi kepentingan PT Angkasa Pura II. “Namun, ketika bangunan itu kita bongkar, PT Angkasa Pura II tidak langsung membuat batas atau memanfaatkan lahan yang sudah dibebaskan itu, sehingga warga setempat membangunnya kembali,” katanya. (dens)
PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

BANTEN
Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Senin, 25 Mei 2026 | 20:02

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Rapihkan 25 Desa Kumuh di Pesisir Utara

Pemkab Tangerang Bakal Rapihkan 25 Desa Kumuh di Pesisir Utara

Senin, 25 Mei 2026 | 20:18

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana merehabilitasi kawasan Pesisir Utara dengan menargetkan sebanyak 25 desa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill