Connect With Us

Menteri Pemberdayaan Perempuan Kunjungi LP Anak Tangerang

| Rabu, 15 Juli 2009 | 18:39

TANGERANGNEWS-Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Mutia Hatta Rabu (15/7), siang mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak Tangerang. Kunjungan kali ini dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional. Dalam kunjungannya, Menteri melakukan peninjauan kesejumlah tempat di LP seperti poli klinik, balai latihan kerja penghuni LP. Selain itu Menteri juga melihat hasil kerajinan tangan mereka dan meninjau ruang komputer untuk para penghuni LP. Dalam kesempatan itu menteri juga sempat berdialog dengan sejumlah penghuni LP dan menanyakan tentang kasus yang mereka lakukan. Dalam dialog tersebut, Meutia mengatakan, di LP anak-anak ini seharusnya disediakan pendidikan formal atau paling tidak kelompok belajar setingkat SMP atau SMA, sehingga mereka bisa mengikuti ujian persamaan dan diberikan pembinaan serta pelatihan. “Mereka juga harus diberikan kesempatan untuk bekerja,” katanya. Meutia mengharapkan, kepada anak-anak penghuni LP agar benar-benar memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pihak LP, agar dapat membangun dan membuat kreatifitas sendiri. “Supaya nanti bisa berguna jika sudah keluar dari LP,” ungkapnya saat berdialog dengan anak-anak LP. Menanggapi hal tersebut, Tita, 22, salah seorang tahanan yang dihukum selama 1 tahun karena kasus pemalsuan tanda tangan cek uang senilai 200 juta mengungkapkan, selama di LP ia merasa dibina dan diberikan pendidikan keterampilan. “Pendidikan yang diberikan di LP sama seperti yang diberikan sekolah, jadi saya punya ilmu yang bermanfaat untuk digunakan jika bebas nanti,” paparnya.(dedi)
SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill