Connect With Us

Tahap Pertama Ludes Terjual, Summarecon Serpong Kembali Tawarkan Ruko Melody 2

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 April 2022 | 23:48

Summarecon Serpong menawarkan Ruko Melody 2 di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Summarecon Serpong, salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk, kembali menawarkan unit produk komersial yaitu Ruko Melody 2. Penjualan ini melanjutkan kesuksesan Ruko Melody yang pertama kali dipasarkan dan habis terjual dalam sehari pada tahun 2021 lalu. 

Keistimewaan yang dihadirkan baik dari sisi konsep arsitektur, lokasi strategis di keliling dengan potensial market hingga posisi ruko yang berdiri berdampingan dengan danau, tentunya akan menambah value investasi dari ruko ini.

Ruko yang berada pada pengembangan kawasan terbaru Symphonia ini telah mulai dipasarkan pada Sabtu, 23 April 2022, di Plaza Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang, hingga berhasil meraup penjualan atau marketing sales senilai Rp155 Miliar dalam dua jam penjualan.

Magdalena Juliati, Executive Director Summarecon Serpong menjelaskan pihaknya terus berupaya untuk melengkapi kawasan yang dikembangkan dengan selalu berinovasi, memperhatikan dan membedah potensi-potensi terbaik yang ada.

Ditambah konsumen semakin bijak dalam memilih produk properti, mereka mencari produk yang memiliki value baik dari pengembang atau developer dengan catatan prestasi dan tingkat kepercayaan yang sudah terbukti nyata.

“Saat ini dunia kewirausahaan, bisnis dan investasi tengah tumbuh dengan dinamis, dimana ruang offline dibutuhkan di tengah gencarnya pertumbuhan di sisi online dan kami melihat munculnya kebutuhan akan ruang usaha, akan dijawab melalui Ruko Melody 2,” ujarnya dalam press rilis, Senin 25 April 2022.

Untuk Melody 2 Commercial kali ini, Summarecon Serpong  menawarkan konsep baru untuk ruang komersial yaitu deck yang bersinggungan langsung dengan keindahan Danau Melody.

Selain itu, ruko ini berada di lokasi prima dekat dengan kawasan hunian Symphonia yang telah berdiri sebanyak 8 klaster dan kawasan Scientia Garden, yang terdiri atas 13 klaster dengan tingkat huni hampir 80%.

Sehingga memberikan potensi arus pengunjung optimal dengan jarak yang dapat ditempuh cukup 10-15 dari fasilitas dan pusat kota Summarecon Serpong hingga akses tol menuju kota Jakarta.

Ruko Melody 2 ini juga mencerminkan visi Summarecon Serpong sebagai kawasan mandiri terintegrasi yang memperhatikan kualitas hidup penghuninya dan turut berkontribusi dalam mengembangkan kewirausahaan, dengan diberikannya insentif buka usaha senilai hingga Rp 75 juta serta gratis Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) selama 1 tahun.

“Support ini diberikan untuk membangun rasa percaya diri para entrepreneur dalam ekspansi bisnis atau usahanya,” jelas Magdalena.

Ruko ini juga memiliki daya tarik istimewa, yaitu tersedia dalam 2 jenis pilihan ukuran dan tipe yaitu lebar 5x16 dan 5x20, dengan pilihan 2 dan 3 tingkat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan usaha. “Sehingga pemilik bebas berkreasi dalam mengemas usahanya dan lebih menarik konsumen, tentunya menambah nilai estetika usaha,” jelas Magdalena.

Lalu, tersedia area pengembangan usaha di lantai dasar/outdoor terrace dan lantai atas/sky terrace. Tersedia juga teras luar yang didesain dengan adanya koridor, yang menghubungkan satu unit dengan yang lain.

Desain arsitektur modern dengan fasad terbaru ini menjadikan Ruko Melody 2 sangat ideal untuk mengembangkan beragam jenis usaha, yang mencari space luas, konsep terbuka dengan pencahayaan dan sirkulasi alami.

Untuk memiliki Ruko Melody 2 dengan harga mulai dari Rp 2,6 miliar. Disediakan berbagai kemudahan cara pembayaran seperti tunai keras, pembayaran bertahap hingga 24 kali flat hingga DP 15% dicicil 6 kali, DP 20% dicicil 12 kali.

“Tidak ketinggalan kemudahan cicilan dengan sepuluh banking partner yang telah bekerjasama dan siap membantu konsumen untuk dapat memulai peluang bisnis menjanjikan,” papar Magdalena.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:24

Sebuah video yang memperlihatkan kontras kondisi jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat menjadi sorotan warganet.

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill