Connect With Us

Grand Pasadena Village, Hunian Premium Dikelilingi Pusat Bisnis Seluas 40 Hektar

Redaksi | Senin, 26 Agustus 2024 | 11:43

Unit rumah Grand Pasadena Village di kawasan premium yang dikelilingi pusat bisnis seluas 40 hektar di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Paramount Land meluncurkan Grand Pasadena Village. Sebuah kawasan premium yang dikelilingi pusat bisnis seluas 40 hektar di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

Dengan mengusung konsep 10-Minute City, tinggal di Grand Pasadena Village semua kebutuhan sehari-hari dapat dicapai hanya dalam waktu 10 menit, baik dengan kendaraan, berjalan kaki, maupun melalui pemesanan online. 

Direktur Eksekutif Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu menjelaskan, Grand Pasadena Village mengadopsi desain Modern Art Deco dengan fasad yang elegan. 

Menggunakan aksen geometris dan material premium seperti sintered stone slab. Selain itu, hunian ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas istimewa seperti skydeck, carport untuk tiga mobil, dan smart technology di seluruh unitnya.

Menurutnya,pada tahap pertama Grand Pasadena Village menawarkan 33 unit eksklusif dengan harga mulai dari Rp4,9 miliar. Calon konsumen bisa memanfaatkan beragam pilihan pembayaran, termasuk KPR dengan DP rendah dan pembayaran tunai bertahap. 

"Dengan konsep kota dalam kota, Grand Pasadena Village menawarkan pengalaman tinggal, bekerja, dan berbisnis dalam satu kawasan, memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penghuninya," jelasnya.

Menurutnya, Grand Pasadena Village memiliki tiga tipe ukuran, yaitu L8 x 18 meter, L8 x 19 meter dan L9 x 19 meter dengan pilihan bangunan 2 lantai dan 3 lantai. 

Seluruh unit Grand Pasadena Village dilengkapi fitur spesial, yaitu AC di seluruh kamar tidur/multifunction room dan living room, solar water heater, smart door lock, smart toilet at main bathroom, CCTV, dan EV charging ready. 

"Tersedia juga social club house yang dilengkapi kolam renang 20 meter dan kids pool, basketball 3 on 3, pingpong arcade, multipurpose room, dan children playground," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill