Connect With Us

Paramount Petals Kembangkan Akses Tol dan Infrastruktur Baru di Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 September 2025 | 14:09

Kawasan Kota Mandiri Paramount Petals, Tangerang (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Kota mandiri Paramount Petals yang berdiri di atas lahan sekitar 400 hektare di koridor barat Jakarta tengah mempercepat sejumlah pembangunan. 

Seperti diketahui, kawasan ini dirancang oleh Paramount Land yang sebelumnya mengembangkan Gading Serpong.

Salah satu proyek utama yang tengah berjalan adalah akses tol langsung dari Jakarta-Merak KM 25 menuju Paramount Petals. 

Pembangunannya ditargetkan selesai pada akhir 2025 dengan fokus pengerjaan meliputi jalan boulevard utara, gerbang tol, serta flyover.

Direktur Sales & Marketing Paramount Land Chrissandy Dave menyampaikan, perkembangan kawasan ini kian terlihat sejak pertama kali diperkenalkan pada 2021. 

“Seiring dengan pembangunan kota dan perkembangan kawasan, wajah kota mandiri Paramount Petals semakin terbentuk. Sejak diperkenalkan pada 2021, Paramount Petals memperoleh respons positif dari calon penghuni yang mencari rumah tinggal maupun investor yang mencari ruko komersial, karena berbagai kelebihan yang ditawarkan,” ujarnya.

Selain akses tol, pengerjaan jalan boulevard penghubung tiga zona utama yakni South Petals, West Petals, dan North Petals juga sedang dilakukan. Infrastruktur dasar lainnya, mulai dari fasilitas sanitasi, jaringan energi, ruang terbuka hijau hingga kolam retensi banjir, juga tengah dipersiapkan.

Tercatat, Paramount Petals sudah membangun lebih dari seribu unit hunian dan komersial, dengan sekitar 900 unit telah diserahterimakan. 

Tiga klaster hunian pertama, Aster, Canna, dan Gardenia kini telah dihuni oleh lebih dari 600 kepala keluarga. Klaster premium Lily juga mendapat sambutan cukup tinggi.

Untuk sektor komersial, sejumlah ruko mulai beroperasi, termasuk Calico Square yang sudah terisi beragam usaha. 

Adapun proyek lain seperti Calico Grande juga dalam tahap pembangunan, sementara Gardenia Square diperkenalkan pada pertengahan 2025.

Sales & Marketing Associate Director Paramount Land Ferry John menyebut, pembangunan di kawasan ini berlangsung secara berkelanjutan. 

“Pertumbuhan kawasan yang konsisten melalui pembangunan infrastruktur, fasilitas, dan community hub menjadi kekuatan utama yang memastikan nilai investasi properti terus meningkat secara berkelanjutan. Paramount Petals dibangun secara berkelanjutan dan dirancang menjadi kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, komersial, bisnis, dengan fasilitas kota lainnya,” jelasnya.

Sejumlah fasilitas umum juga mulai dikembangkan, yakni Klinik Bethsaida, Community Club, dan beberapa tenant seperti KFC, Kopi Kong Djie, hingga Soto Betawi H. Mamat sudah beroperasi. 

Pasar Modern Paramount Petals yang tengah dibangun ditargetkan selesai tahun depan, sedangkan food court terbuka bernama Taman Rasa juga disiapkan untuk semakin melengkapi fasilitas.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill