Connect With Us

Valencia Tak Bersahabat dengan Rossi

EYD | Rabu, 4 November 2015 | 12:31

Valentino Rossi (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – GP Valencia akan menjadi saksi pertarungan dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Minggu (8/11/2015). Demi menyaksikan momen bersejarah itu, tiket masuk Sirkuit Comunitat Valenciana – Ricardo Tormo, Spanyol, bahkan sudah ludes terjual sejak jauh-jauh hari.

Keseruan tersebut tentu tidak bisa dilepaskan dari tragedi Sepang, Malaysia, yang melibatkan pembalap Spanyol, Marc Marquez, dan pembalap asal Italia, Valentino Rossi. Akibat dari insiden tersebut, Rossi terpaksa harus memulai balapan dari posisi paling buncit pekan ini setelah dihukum oleh Race Direction.

Mengawali balapan dari posisi paling buncit tentu bukanlah hal mudah untuk Rossi. Jika dia gagal meraih posisi tiga besar pada akhir lomba, tentu dia harus merelakan gelar juara MotoGP tahun ini jatuh ke rekan setimnya, Lorenzo.

Jika melihat pada tahun-tahun sebelumnya, GP Valencia bukan seri yang bersahabat bagi The Doctor. Sejak 2002, Rossi hanya mampu memenangi dua balapan, yakni pada edisi 2003 dan musim 2004. Bahkan, hanya dua pembalap Italia yang berhasil memenangkan balapan di Valencia. Mereka adalah Rossi dan mantan pembalap Honda, Marco Melandri (2005).

Sejak 2012 sampai tahun lalu, Valencia menjadi panggung utama pembalap Spanyol. Secara bergantian, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez berhasil mencicipi manisnya podium utama di Valencia. Rekor terburuk Rossi di Valencia terjadi pada 2007 dan 2011 saat dirinya tidak mampu menyelesaikan balapan.

NASIONAL
Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Senin, 4 Mei 2026 | 11:52

Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill