Connect With Us

Batas Waktu Rio Tampil di F1 Tinggal Satu Pekan Lagi

EYD | Rabu, 27 Januari 2016 | 10:32

Rio Haryanto (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Kubu Rio Haryanto terus berupaya keras mengumpulkan dana. Itu sebagai syarat masuk sebagai pengemudi tim balap Formula One (F1) bersama Manor Racing Team.

Sayang, Rio mengalami kendala besar dalam pengumpulan dana.

Dia sejauh ini baru mendapatkan 5.2 juta euro hasil hibah dari Pertamina.

Kemudian, mendapat garansi tambahan senilai Rp100 miliar (sekitar 6,6 juta euro) dari Kemenpora. Padahal, Rio harus mengumpulkan dana senilai 15 juta euro dan harus disetor paling lambat pekan depan.

Pihak Manor sebelumnya sudah memberikan surat peringatan yang ditujukan kepada pihak yang mewakili Rio di Indonesia, PT Kiky Sport, pada 12 Januari 2016.

Inti surat yang ditandatangani Direktur Manor Racing, Abdulla Boulsien itu mengingatkan agar Rio segera memenuhi persyaratan yang diberikan.

"Tidak ada toleransi setelah minggu depan karena itu yang dinyatakan dalam pengumuman mereka (Manor)," kata Rio di ruang media Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Rio mengaku sudah membicarakan kontrak dengan tim Manor beberapa waktu yang lalu. Hingga kini Manor masih menunggu kabar serta kepastian dari Rio.

"Setelah ada kabar baik dari Kemenpora kemarin, jadi mudah-mudahan sebentar lagi ada kabar baik selanjutnya," ucapnya.

"Tenggat waktu yang dikasih Manor itu sampai minggu depan, tepatnya saya kurang tahu. Yang pasti minggu depan."

Bagi Rio, janji satu kursi dari tim Manor adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan.

Apalagi, lanjut pria kelahiran Surakarta itu, saat ini adalah momentum yang tepat.

Rio menilai tahun lalu adalah masa yang sukses bagi dirinya karena mampu tampil gemilang di ajang kompetisi GP2. Pencapaiannya tersebut membuatnya merasa sangat siap untuk dapat tampil di F1.

Adapun momentum yang dimaksudkan Rio adalah tiga hal penting bagi seorang pembalap agar dapat bertahan atau masuk ke dalam kompetisi. Tiga hal itu adalah kemampuan, dukungan, serta kesempatan dari tim. Saat ini, Rio memiliki tiga hal tersebut.

"Tahun depan saya masih belum tentu ada tiga hal ini. Right now, saya punya potensi besar untuk bisa terjun di F1 bersama tim Manor dan menggunakan mesin Mercedes. Ini akan jadi challenge yang sangat besar bagi tim Manor dan saya. (Walau) tim papan bawah, tapi mereka memiliki keinginan yang sangat besar," tukas Rio.

Salah satu yang menjadi titik pandang Rio itu adalah langkah Manor merekrut ofisial serta staf mumpuni. Pat Fry yang pernah bergabung dalam tim Benetton, McLaren, dan Ferrari bergabung sebagai konsultan mesin.

Kemudian Nikolas Tomabzis yang juga pernah bergabung dalam tim Benetton, Ferrari, serta McLaren akan menjadi kepala bagian aerodinamis tim.

"Dengan adanya team bos yang baru dan juga former technical yang baru dari Ferrari dan McLaren, jadi kombinasinya sangat menentukan bagi Manor untuk mudah-mudahan bisa mengalahkan beberapa tim papan tengah," tukas Rio.

"Target saya nanti adalah bisa dapat poin, itu target pertama dan untuk saat ini saya juga masih belum bisa menyebutkan seberapa cepat mobilnya. Tapi yang jelas memiliki potensi yang besar untuk bisa step up," ungkapnya.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

KOTA TANGERANG
Pokja WHTR Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan 2026 dengan Santunan Anak Yatim

Pokja WHTR Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan 2026 dengan Santunan Anak Yatim

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:53

Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti sekretariat Pokja WHTR di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 38A, Babakan, Kota Tangerang, dalam puncak rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H yang ditandai dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim

TANGSEL
Dituduh Lecehkan Penumpang KRL, Dosen Unpam Balik Laporkan Korban ke Polisi

Dituduh Lecehkan Penumpang KRL, Dosen Unpam Balik Laporkan Korban ke Polisi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00

Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill