Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Bagi anda penggemar otomotif, jangan sampai ketinggalan pameran otomotif skala dunia, Internasional Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) yang rencananya akan digelar pada 12-22 Agustus 2021.
Acara yang sempat tertunda selama satu tahun akibat pandemi ini akhirnya berhasil kembali digelar setelah penyelenggara mendapat izin dari pemerintah sejak April.
Dalam pelaksanaan secara offline, GIIAS akan mempergunakan total 100 ribu meter persegi area Indonesia Convention Exhibition (ICE)-BSD, Kabupaten Tangerang.
GIIAS tahun juga dipastikan akan terselenggara dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
"Penyelenggaraan GIIAS tahun ini akan dipersiapkan secara detail, agar komitmen Gaikindo untuk mendukung bangkitnya industri otomotif Indonesia semakin terwujud," ujar Ketua umum asosiasi perusahaan industri otomotif di dalam negeri, Gaikindo, Yohannes Nangoi dilansir dari CNN Indonesia, Selasa 8 Juni 2021.
Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo mengungkapkan, GIIAS tahun ini tak hanya akan diselenggarakan secara tatap muka, melainkan juga online melalui aplikasi bernama Auto360.
"Kami berupaya maksimal memastikan pameran GIIAS aman untuk dikunjungi dengan mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat dan mendetail, dan melengkapi GIIAS Auto360 sebagai platform pameran digital dari GIIAS," tutur Rizwan. (RAZ/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews