Connect With Us

Ini 3 Transportasi Umum Murah Meriah di Kota Tangerang

Redaksi | Selasa, 9 Maret 2021 | 13:57

Bus Trans Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Alat transportasi umum di Kota Tangerang kini dibuat jauh lebih aman dan nyaman. Banyak masyarakat menggunakan transportasi umum yang dikelola Pemerintah Kota Tangerang ini untuk aktivitas sehari-hari.

Pasalnya, menggunakan alat transportasi umum jauh lebih hemat biaya. Di Kota Tangerang ada tiga pilihan transportasi umum yang bisa digunakan untuk bepergian maupun sekedar jalan-jalan seperti berikut:

1. Bus Trans Tangerang 

Sejak layanan bus Trans Tangerang beroperasi, minat pengguna bus ini meningkat. Halte Trans Tangerang sudah banyak ditemukan di wilayah tertentu. Tarifnya sangat murah, hanya perlu membayar Rp2000 untuk seluruh koridor, selama tidak keluar halte. Pembayarannya pun bisa tunai dan non tunai.

2. Angkot Si benteng 

Angkot baru Kota Tangerang ini beda dari angkot lainnya, karena sudah dilengkapi mesin pendingin ruangan atau AC. Angkot Si Benteng seperti kendaraan pribadi, sebab sangat bersih dan elegan, kursinya empuk serta dilengkapi fasilitas pengisi daya ponsel. Tarif angkutan Si Benteng ini hanya Rp2000 untuk satu rute perjalanan, sistem pembayaran juga bisa tunai dan non tunai.

3. Bus Tayo (Tangerang Ayo)

Kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) Tayo tak hanya memudahkan dan memanjakan masyarakat Kota Tangerang. Tayo ini sangat digemari anak-anak karena desainnya yang unik dan mengemaskan. Hanya dengan membayar Rp2000 masyarakat sudah bisa menaiki bus ini keliling Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:32

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul berencana membuat 300 ribu warga lanjut usia (lansia) akan menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill