Connect With Us

Layani Rute Cadas-M1, Bus Tayo Koridor 4 Resmi Beroperasi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 Januari 2021 | 14:38

Kegiatan peresmian Bus Rapid Transit (BRT) atau Tangerang Ayo (Tayo) untuk koridor 4, Rabu (13/1/2021). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Setelah angkutan kota Si Benteng, kini Pemerintah Kota Tangerang meremikan Bus Rapid Transit (BRT) atau Tangerang Ayo (Tayo) untuk koridor 4, Rabu (13/1/2021). 

 

Peresmian bus yang melayani rute Cadas-M1 tersebut berlangsung di depan gerbang pintu masuk M1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. 

 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, bus Tayo koridor 4 ini turut melengkapi koridor 1, 2 dan 3 yang sudah lama melayani masyarakat Kota Tangerang.

Selain memfasilitasi masyarakat Kota Tangerang yang bekerja menuju Bandara Soekarno-Hatta, untuk kali pertama bus Tayo koridor 4 turut melayani masyarakat perbatasan Kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang. 

 

Karena titik lokasi penjemputan yang berada di Cadas dekat dengan wilayah Kabupaten Tangerang seperti wilayah Sepatan, Rajeg dan Kutabumi.

 

Bus Tayo koridor 4 yang beroperasi mulai pukul 05.00 sampai pukul 16.00 WIB ini, semakin memantapkan layanan transportasi yang terintegritas dan komperhensif. 

 

Sebab, tak hanya bus, layanan transportasi lainnya seperti kereta api dan pesawat udara juga berada di wilayah Kota Tangerang. 

 

"Mudah-mudahan dengan beroperasinya bus Tayo koridor 4 ini memfasilitasi masyarakat Kota Tangerang yang bekerja di Bandara Soekarno-Hatta yang jumlahnya ada 6 ribuan. Mudah-mudahan juga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," ujarnya.

 

Arief juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan bekerjasama dalam mewujudkan dan merealisasikan bus Tayo koridor 4 ini.

 

"Kami Pemerintah Kota Tangerang juga berterima kasih kepada Angkasa Pura II, Organda dan PT TNG yang sudah mendukung program ini," jelasnya. 

Direktur Utama PT TNG Edi Candra mengatakan, tarif bus Tayo koridor 4 masih sama, yakni Rp2 ribu untuk sekali perjalanan.

 

Begitupun dengan sistem pembayarannya, yakni non tunai menggunakan aplikasi digital yang sudah disediakan. 

 

Edi mengatakan, setelah diresmikannya bus Tayo koridor 4, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

"Sosialisasi dengan cara menyebarkan brosur, banner dan pamflet yang isinya seruan mengajak menggunakan bus ini," katanya. 

 

Edi menambahkan sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang sepenuhnya mengelola bus Tayo, pihaknya akan terus mengembangkan dan meningkatkan layanan bus, agar semakin dirasa kenyamanan dan keamanannya oleh masyarakat. 

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan, ada 10 unit bus Tayo koridor 4 yang beroperasi dan satu unit bus cadangan. 

 

"Mudah-mudahan semua bisa terfasilitasi dan masyarakat mau beralih ke bus Tayo ini," pungkasnya.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

TANGSEL
Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

BANTEN
Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:43

Aktivitas produksi PT Krakatau Osaka Steel di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, resmi terhenti. Perusahaan baja hasil kerja sama antara Osaka Steel Co, Ltd. dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) itu memutuskan menutup pabriknya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill