Connect With Us

Selama COVID-19, Penumpang Bus Tayo Turun 70 Persen

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 7 Juni 2020 | 16:39

Salah satu Bus Rapid Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) milik Pemerintah Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pengguna bus Rapid Trans Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) menurun drastis akibat pandemi COVID-19.

Terkait situasi itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang pun akan mengevaluasi agar minat pengguna kembali meningkat. 

Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan penurunan penumpang bus Tayo terjadi sejak virus corona mewabahi Kota Tangerang.

“Di masa COVID-19 memang jumlah pengguna turun drastis, sampai 70 persen,” ujarnya kepada TangerangNews, Minggu (7/6/2020).

Menurut Wahyudi, penurunan juga dipengaruhi pembatasan jumlah penumpang dengan maksimal 50 persen dari kapasitas angkutan sesuai ketentuan PSBB. Sehingga kapasitas penumpang yang tersedia dalam satu unit bus hanya 24 orang. 

Di masa pandemic COVID-19 ini, setiap unit bus Tayo jumlah penumpangnya rata-rata dalam satu trayek hanya 12 orang. Lalu, semakin ke sini mengalami penurunan.

“Sekarang tiga sampai empat orang penumpang per rit,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengevaluasi penurunan jumlah penumpang. Sehingga minat pengguna bus kebanggan warga Kota Tangerang ini kembali meningkat meskipun di masa pandemi COVID-19.

“Nanti kami evaluasi. Mudah-mudahan pekan ini naik,” pungkasnya.

Diinformasikan kembali, seluruh armada bus Tayo yang berjumlah 30 unit masih beroperasi dengan protokol kesehatan.

Dari 30 unit bus ini, 10 unit diantaranya masing-masing beroperasi di tiga koridor.

Koridor Cibodas-Poris, Jatiuwung-Poris, dan CBD-Tangcity. Adapun untuk tarif layanan bus ini jauh maupun dekat hanya Rp2 ribu. (RAZ/RAC)

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill