Connect With Us

Pemkot Tangerang Siapkan 2 Alat Tes COVID-19, Tapi Kekurangan Reagen

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 3 Juni 2020 | 20:23

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat meninjau Labkesda Kota Tangerang, Rabu (3/6/2020) (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Sebagai langkah antisipasi dan untuk mendapatkan data yang akurat tentang masyarakat yang terdampak COVID-19, Pemkot Tangerang menyiapkan dua alat tes di Labkesda Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menjelaskan kedua alat yang dimiliki diantaranya Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Untuk TCM hasilnya bisa lebih cepat dibanding PCR," ucap Arief saat meninjau Labkesda Kota Tangerang, Rabu (3/6/2020).

Menurutnya, masih ada kendala dalam pemanfaatan PCR karena terbatasnya jumlah reagen yang menjadi unsur yang diperlukan agar alat tes PCR dapat digunakan. Reagen adalah ekstraksi yang digunakan dalam pengecekan spesimen. Reagen berisi sejumlah senyawa kimia untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19.

"Untuk sekarang kita cuma memiliki 311 reagen, yang diprioritaskan untuk pasien yang saat ini berstatus positif," katanya. 

"Statusnya saat ini sebanyak 133 pasien masih positif dan harus dilakukan dua kali tes PCR untuk mendapat hasil akurat," imbuh Arief. 

Arief mengatakan pihaknya sudah menganggarkan sebanyak 1.000 reagen yang nantinya digunakan pada alat tes PCR dan TCM.

"Jika memungkinkan akan ditambah lagi reagen-nya agar bisa digunakan untuk masyarakat yang lebih luas," tambah Arief.

Arief mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

"Selalu menggunakan masker, jaga jarak serta sering cuci tangan, intinya harus disiplin dengan protokol kesehatan," pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill