KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com–Sebagai langkah antisipasi dan untuk mendapatkan data yang akurat tentang masyarakat yang terdampak COVID-19, Pemkot Tangerang menyiapkan dua alat tes di Labkesda Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menjelaskan kedua alat yang dimiliki diantaranya Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Polymerase Chain Reaction (PCR).
"Untuk TCM hasilnya bisa lebih cepat dibanding PCR," ucap Arief saat meninjau Labkesda Kota Tangerang, Rabu (3/6/2020).
Menurutnya, masih ada kendala dalam pemanfaatan PCR karena terbatasnya jumlah reagen yang menjadi unsur yang diperlukan agar alat tes PCR dapat digunakan. Reagen adalah ekstraksi yang digunakan dalam pengecekan spesimen. Reagen berisi sejumlah senyawa kimia untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19.
"Untuk sekarang kita cuma memiliki 311 reagen, yang diprioritaskan untuk pasien yang saat ini berstatus positif," katanya.
"Statusnya saat ini sebanyak 133 pasien masih positif dan harus dilakukan dua kali tes PCR untuk mendapat hasil akurat," imbuh Arief.
Arief mengatakan pihaknya sudah menganggarkan sebanyak 1.000 reagen yang nantinya digunakan pada alat tes PCR dan TCM.
"Jika memungkinkan akan ditambah lagi reagen-nya agar bisa digunakan untuk masyarakat yang lebih luas," tambah Arief.
Arief mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
"Selalu menggunakan masker, jaga jarak serta sering cuci tangan, intinya harus disiplin dengan protokol kesehatan," pungkasnya. (RMI/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews