Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengeklaim telah memiliki vaksin untuk memerangi COVID-19.
"Sekarang kita sudah punya vaksin COVID-19," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Rabu (3/6/2020).
Arief mengatakan vaksinnya adalah tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah, berjaga jarak sosial dan disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
"Karena hanya itu vaksin yang dimiliki masyarakat," jelasnya.
Saat ini Kota Tangerang sedang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga, namun melonggarkan sejumlah area seperti aktivitas masjid.
"Sudah mulai ada pelonggaran rumah ibadah dan mungkin istilahnya dalam persiapan beradaptasi new normal," pungkasnya.
Berdasarkan situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona/, kasus positif COVID-19 di Kota Tangerang per pukul 11.00 WIB, Rabu (3/6/2020), terkonfirmasi ada 362 orang dengan jumlah pasien aktif 133 orang.
Selain itu, jumlah pasien sembuh 201 orang, meninggal 28 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 966 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 2.619 kasus, orang tanpa gejala (OTG) 1.070 kasus.(RAZ/HRU)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSuasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews