Connect With Us

Bonus Atlet Kabupaten Tangerang Berlaga di PON Papua Cair, Ini Jumlahnya

Tim TangerangNews.com | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:55

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menyerahkan apresiasi berupa bonus uang kepada para atlet asal Kabupaten Tangerang yang berlaga di PON Papua. (@TangerangNews / Pemkab Tangerang)

TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten memberikan apresiasi berupa bonus kepada para atlet asal daerah itu yang berlaga di PON XX Papua.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dan BUMD untuk diberikan kepada atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah Provinsi Banten.

Baik itu yang meraih medali ataupun yang tidak mendapatkan medali, semuanya diberi apresiasi. Adapun jumlah total bonusnya mencapai Rp500 juta

"Semoga olahraga di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten ke depan lebih berkembang lagi. Kita berharap Provinsi Banten akan lebih baik lagi di PON yang akan datang," tutur Zaki di Tangerang, Kamis 21 Oktober 2021, dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan, para atlet asal Kabupaten Tangerang telah sukses menyumbangkan medali sebanyak 4 emas, 1 perak, dan 7 perunggu dalam cabang olahraga catur, layar, judo, dayung, dan bulu tangkis.

"Jadi mudah-mudahan olahraga di Kabupaten Tangerang semakin berkembang dan mengeluarkan atlet-atlet berprestasi," ujar Zaki.

Sedangkan Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Komarudin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang sangat besar kepada Pemkab Tangerang yang telah peduli memperhatikan para atlet.

"Saya berharap pada PON 21 Tahun 2024 yang akan datang, kontingen Banten dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi dan kami berharap ini menjadi modal untuk atlet Kabupaten Tangerang mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Banten di Kota Tangerang pada 2022 nanti," ujarnya.

Sementara, Danny Juswanto, salah satu perwakilan atlet peraih medali emas dan perunggu pada ajang PON Papua mengucapkan rasa terima kasih dan syukur atas apresiasi yang diberikan oleh Bupati Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang, baik itu apresiasi kepada atlet yang meraih prestasi atau yang tidak.

"Saya sangat terharu sekaligus juga sangat bangga karena ini sih bukan hanya bonus biasa tetapi juga benar-benar sangat menyegarkan para atlet, diberikan apresiasi yang begitu tinggi dari pemerintah khususnya Bupati Tangerang," ungkapnya.

Adapun para atlet asal Kabupaten Tangerang yang ikut berlaga dan menyumbangkan medali di PON tersebut adalah; Dani Juswanto - cabang catur (memperoleh 1 emas dan 2 perunggu), Dexy Priani - layar (memperoleh 2 emas), Greogory Roger Wardojo - layar (memperoleh 1 perunggu), Kirana Wardojo - layar (memperoleh 1 emas), Amanah Nur Istiqomah - judo (memperoleh 1 perak), Dicky Zulfikar - judo (memperoleh 1 perunggu), Syerina - judo (memperoleh 1 perunggu), Hafidh Firmansyah - dayung (memperoleh 1 perunggu), Sara Yusuf - dayung (memperoleh 1 perunggu) dan Serina Kani - bulu tangkis (memperoleh 1 perunggu).

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Panic Buying BBM, Bisa Sebabkan Kelangkaan

Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Panic Buying BBM, Bisa Sebabkan Kelangkaan

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas menyusul beredarnya isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

TEKNO
Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:16

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill