Connect With Us

Raih Medali di PON Papua, 2 Atlet Taekwondo Tangsel Diguyur Bonus

Rachman Deniansyah | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:50

Dua atlet putri cabang olahraga Taekwondo asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Alya Dzakira Fauzia, 20 dan Novrika Kusuma R, 18 menerima bonus dari Ketua Taekwondo Indonesia Kota Tangsel Bambang Noertjahjo di Puspemkot Tangsel, Selasa, 12 Oktober 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dua atlet putri cabang olahraga Taekwondo asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Alya Dzakira Fauzia, 20 dan Novrika Kusuma R, 18, kini telah kembali dengan penuh rasa bangga. 

Kedua atlet yang menjadi unggulan Kontingen Provinsi Banten dalam kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua itu, berhasil menyabet medali perunggu di kelas yang berbeda.

Sepulangnya ke daerah asal, keduanya pun langsung disambut dengan suka cita oleh Pemerintah daerah dan pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangsel.

Atas prestasinya tersebut, kedua atlet muda itu juga langsung diguyur bonus senilai jutaan rupiah.

Bonus itu langsung diberikan oleh Ketua Taekwondo Indonesia Kota Tangsel yang kini juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo di Puspemkot Tangsel, Selasa, 12 Oktober 2021.

 

Bambang mengatakan, uang pembinaan ini diberikan dalam rangka apresiasi karena sudah mengharumkan nama Kota Tangsel di tingkat Provinsi dan tingkat Nasional.

”Ini merupakan apresiasi kami kepada mereka, bagian dari kegembiraan untuk mereka,” ujar Bambang.

Prestasi yang telah diberikan oleh para atlet muda Tangsel ini harus dipertahankan. Selain itu, juga harus menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berjuang. 

”Ini adalah hal yang patut kita syukuri. Dengan harapan ke depannya, bisa lebih baik lagi,” ungkapnya. 

Sementara itu, Alya Dzakira Fauzia, 20, yang berlaga di kelas under 67 Kilogram Putri turut mengungkapkan rasa bahagianya.

Walaupun, secara blak-blakan ia menyebut bahwa raihan ini telah meleset dari target. Kendati demikian, hal itu pun dijadikan olehnya sebagai pacuan agar lebih baik dalam pertandingan selanjutnya. 

“Tentunya harus lebih semangat, karena ke depannya pasti akan ada lagi pertandingan-pertandingan yang harus diikuti,” kata Alya.

Baik Alya ataupun Novrika, mereka kompak menjawab saat ditanya ingin digunakan sebagai apa bonus yang didapat.  “Mau ditabung,” pungkasnya.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill