Connect With Us

Atlet Banten Nida Nurul Dulang Medali Emas Sapta Lomba PON Papua

Tim TangerangNews.com | Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:34

Atlet Banten Nida Nurul Hasanah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Kontingen Banten kembali menambah perolehan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, setelah Nida Nurul Hasanah meraih medali emas nomor sapta lomba putri cabang olahraga atletik. Nida berhasil mengumpulkan poin terbanyak dari tujuh perlombaan yang diselesaikan.

Pada perlombaan yang digelar Senin 11 Oktober dan Selasa 12 Oktober 2021, Nida berhasil membukukan total 4.430 poin dari tujuh nomor lomba, yaitu lari 100 meter gawang, lompat tinggi, tolak peluru, lari 200 meter, lompat jauh, lempar lembing, dan lari 800 meter.

Sedangkan atlet Lampung Nabella Ariantika menyabet medali perak dengan koleksi 4.185 poin. Sementara medali perunggu direbut Ramadona (Sumatera Barat) dengan 4.046 poin.

Pada nomor sapta lomba lari 100 meter gawang, Nida Nurul berhasil finis terdepan dan berhak memperoleh 874 poin. Sedangkan di nomor lompat tinggi, ia berada di peringkat dua dengan lompatan setinggi 1,51 meter sehingga meraih tambahan 632 poin.

 

Atlet asal Lebak, Banten itu menambah lagi 550 poin usai menjadi yang terbaik di nomor tolak peluru dengan lemparan sejauh 10,31 meter. Adapun di nomor lari 200 meter, Nida mengemas 774 poin setelah finis pertama dengan waktu 26,27 detik.

Selanjutnya, Nida menambah 581 poin sebagai peringkat ketiga nomor lompat jauh dengan lompatan 5,08 meter. Di nomor lempar lembing, Nida juga menjadi yang terbaik dengan lemparan sejauh 31,67 meter dan mendapatkan tambahan 508 poin.

Terakhir di nomor kari 800 meter, Nida mengumpulkan 511 poin setelah finis ketiga dengan catatan waktu 2 menit 45,55 detik. Total raihan poin dari tujuh nomor lomba tersebut cukup untuk membawa Nida menempati podium utama.

Setelah perlombaan, Nida mengaku puas bisa memberikan hasil terbaik untuk provinsi yang dia bela. Dia mempersembahkan medali emas yang diraih untuk semua orang yang selama ini telah mendukungnya.

"Alhamdulillah bersyukur kepada Allah, Tuhan yang Maha Esa, terima kasih kepada keluarga, pelatih dan teman-teman saya dari PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Banten, warga Lebak dan Banten saya ucapkan terima kasih. Ini medali untuk kalian semua," tutur Nida.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill