Connect With Us

Kalah dari Bali United, Pelatih Persita Sebut Wasit Kurang Fair

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Januari 2022 | 23:06

Pelatih Persita Widodo Cahyono Putro. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kekalahan Persita Tangerang dalam pertandingan ajang Liga 1 melawan Bali United, pada Senin 17 Januari 2022 kemarin, dinilai akibat kinerja wasit.

Dalam pertandingan itu, Persita kalah 0-2 dari Serdadu Tridatu. Laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta memang berjalan seru.

Kedua tim main berimbang, terbukti tak ada gol yang tercipta hingga turun minum bahkan sampai pertengahan babak kedua, seperti dilansir dari Viva.

Sampai akhirnya Bali United mencetak gol pembuka baru di menit ke-86 melalui sontekan Privat Mbarga. Tak lama berselang menit ke-90 tuan rumah menambah keunggulan melalui M Rahmat. 

Usai pertandingan, pelatih Pendekar Cisadane, Widodo Cahyono Putro mengungkapkan kekecewaannya. Dia menyebut kinerja wasit di lapangan berat sebelah dan menguntungkan Bali United. 

Meski begitu dia memuji performa skuad asuhnya yang telah berjuang menunjukkan performa terbaiknya.

"Laga seru tapi memang sangat disayangkan bukan kalah atau menang, saya melihat kurang fair karena 1000% penalti Kasim Botang tapi tidak dikasih. Setelah itu pemain mentalnya down," kata Widodo saat konferensi pers virtual usai laga.

Widodo menyebut bahwa begitulah sepakbola dimana kerja keras pemain untuk bermain fair tidak pernah dihargai.

"Junjung lah semangat mereka untuk fair play. Saya harap pengadil lebih bagus lagi, sepakbola kita dalam sorotan masyarakat bagaimana sepakbola kita ini sudah terpuruk," lanjut dia. 

Dengan hasil minor tersebut Persita gagal memperbaiki posisinya di klasemen Liga 1. Kini mereka ada di posisi ke-10 dengan 25 poin dari 20 laga. Sementara Bali United ada di posisi ke-4 dengan 38 poin dari 20 laga.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

KAB. TANGERANG
Sekolah di Tangerang Tetap Berjalan Tatap Muka Besok, Aktivitas di Luar Ruangan Dibatasi

Sekolah di Tangerang Tetap Berjalan Tatap Muka Besok, Aktivitas di Luar Ruangan Dibatasi

Minggu, 6 September 2026 | 20:09

Kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa tingkat SD dan SMP di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang dipastikan tetap berjalan dengan skema tatap muka atau luar jaringan (luring) pada Senin, 7 September 2026.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill