Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Meski kecewa dengan beberapa keputusan kontroversial wasit dalam kompetisi Liga 3, Prilly Latuconsina yang menjadi pemilik Klub Persikota Tangerang masih percaya PSSI bisa netral dan bersih.
"Tentu saya kecewa namun harapan kami tidak pupus sampai di sini, kami terima dengan hati yang penuh kesabaran dan kami percaya bahwa PSSI masih menjadi rumah yang netral, bersih dan adil bagi seluruh klub di Indonesia," ujar Prilly dalam video yang diunggah di akun Instagramnya.
Prilly juga menyampaikan optimismenya, bahwa klub Persikota Tangerang bisa lolos ke Liga 2. "Terima kasih untuk dukungan kalian kepada Persikota, doakan kami bisa lolos ke Liga 2," ujarnya.
Prilly juga telah menjadi trending topik di Twitter karena postingannya soal sepak bola tersebut. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit yang memimpin pertandingan antara Farmel FC dan Persikota di Babak 16 Besar Liga 3.
Postingan tersebut direspon ribuan netizen yang juga mempertanyakan kepemimpinan wasit bahkan Ketua Umum PSSI.
"Farmel FC selalu diuntungkan wasit oleh wasit....," tulis akun @vionawik.
"Pak @iriawan84 ini kontroversi liga 3 ga pernah dibenahi kerjanya apa pak?...," tulis akun @nyeckbo.
Kekecawaan terhadap kepemimpinan wasit juga disampaikan oleh pengamat sepak bola Tommy Welli atau yang akrab disapa Bung Towel.
Dalam satu postingan di twitter yang diunggah oleh akun @BonjoviCiamis, Bung Towel menyoroti kesalahan berulang yang dilakukan wasit.
"Jangan gitu-gitu amat memimpin pertandingan, jangan terlalu kasar memberikan handsball yang jelas-jelas enggak handsball, meniup offside yang jelas-jelas bukan offside, jangan sekasar-sekasar gitu, bukan hanya anda yang mengerti law of the game," tegasnya.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews