Connect With Us

Bertanding Rabu Depan, Belitong FC Sebut Persikota Tim Kuat

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Februari 2022 | 23:15

Belitong FC akan menghadapi Persikota Tangerang pada Rabu 23 Februari 2022. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Belitong FC akan menghadapi Persikota Tangerang pada Rabu 23 Februari 2022, usai meraih skor 3-3 dalam pertandingan babak 32 besar Liga 3 grup Q melawan Persikutim di Stadion Benteng Reborn, Senin 21 Februari 2022 siang.

Pelatih Belitong FC, Ardilles Rumbiak mengaku bersyukur atas hasil pertandingan meski hasilnya seri. Menurutnya, kedua tim bermain sangat hati-hati dalam laga tersebut, karena ada banyak pemainnya yang terkena akumulasi kartu.

“Saya sangat berhati-hati dalam menyusun pemain tim awal dan pemain pengganti karena kami hanya punya jeda satu hari. Saya takut, recovery pemain saya karena hanya 1 x 24 jam,” ucapnya usai pertandingan.

Sementara terkait pertandingan berikutnya melawan Persikota Tangerang, Ardilles mengakui jika Persikota merupakan tim yang kuat. Terlebih tim bayi ajaib itu sebagai tuan rumah.

“Persikota tim kuat, jadi kita berdoa mudah mudahan dalam pertandingan hari Rabu kedua tim sama-sama bisa menunjukan permainan yang terbaik,” jelasnya.

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill