Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Persikota Tangerang berhasil memenangi laga perdana grup Q babak 32 besar Liga 3 nasional kontra Persikutim Kutai Timur dengan skor tipis 1-0 di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Rabu 16 Februari 2022.
Pertandingan antara kedua tim berjalan menarik. Persikota maupun Persikutim sama-sama bermain terbuka dengan mengambil inisiatif menyerang.
Namun, hanya Persikota yang mampu mengambil keuntungan dalam laga tersebut melalui gol Dian Ardiansyah pada menit 31.
Pelatih Persikota Sahala Saragih mengungkapkan, pertandingan berjalan menarik karena kedua tim sama-sama berani menyerang.
Dia juga gembira karena Persikutim menerapkan strategi menekan Persikota karena justru membuat timnya menemukan celah di lini pertahanan lawan.
"Hasil 1-0 cukup bagus untuk babak 32 besar ini. Kemenangan ini juga membuat kami semakin termotivasi untuk meraih satu kemenangan lagi sehingga dapat mengamankan tiket ke babak 16 besar," ujarnya.
Pelatih Persikutim Subianto mengatakan, pertandingan berjalan cukup berat bagi timnya karena harus menghadapi tuan rumah. Secara mental, timnya agak tertekan.
"Saya sebagai pelatih meminta maaf tidak bisa memberikan angka penuh. Mungkin pada pertandingan kedua dan ketiga kami akan habis-habisan untuk dapat lolos ke babak selanjutnya," ungkapnya.
Subianto mengatakan secara permainan kedua tim bermain baik. Namun pemainnya melakukan kesalahan sehingga tim lawan dapat mencetak gol.
"Saya harapkan kesalahan itu tidak terulang lagi pada pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGSeorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews