Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang ditahan imbang PSS Sleman dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion I Ngusti Ngurah Rai, Jumat 11 Maret 2022.
Dengan raihan seri ini Persita kembali gagal meraih poin penuh seperti pada laga sebelumnya saat melawan Persebaya dengan skor 1-1. Dalam pertandingan hari ini, tim berjuluk Pendekar Cisadane itu hanya lebih unggul tipis dalam penguasaan bola 55 persen berbanding PSS 45 persen.
Kedua tim sama-sama tampil menekan sejak babak pertama dengan saling jual beli serangan. Dalam statistik selama 90 menit pertandingan, tercatat Persita melepas tujuh tembakan dengan lima gol yang mengarah ke gawang lawan. Sedangkan PSS Sleman melepas 10 tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang Persita.
Namun sayangnya, misi yang dibawa Persita untuk bisa memenangkan pertandingan ini gagal setelah Persita pada laga-laga sebelumnya mencatat tiga kali hasil imbang secara beruntun.
Pada duel ini, kedua penjaga gawang sama-sama memang tampil cemerlang. Kiper Persita, Rendy Oscario melakukan empat penyelamatan, sedangkan Miswar Saputra, kiper PSS melakukan lima penyelamatan.
Dengan hasil seri ini, Persita sementara berada di ururan ke-10 Klasemen Liga 1 dengan koleksi 37 poin. Sementara itu PSS bertengger di peringkat ke-14 dengan raihan 33 poin.
Susunan pemain:
Persita: Rendy, Toha, Agung, Dedy, Edo, Sin Yeong, Ricki, Harrison (Altaraiq 8e'), Irsyad (Kasim 59'), Mifhatul (Andre 64'), Hardianto (Taylon 64').
PSS: Miswar, Syaiful, Gufran, Maslac, Mahmud, Kim (Kanu 73'), Mustaine (Ovcian 61'), Mibakus, Supriyadi (Ikhram 46'), Riki, Wander Luiz.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGDi tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menindak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sejumlah titik strategis.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews