Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang gagal meraup poin sempurna dalam laga melawan Madura United dengan hasil seri 1-1. Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro mengaku hasil imbang dalam laga lanjutan pekan ke-27 Liga 1 musim 2021-2022, itu bukan hasil terbaik.
“Hasil ini sebetulnya bukan hasil yang terbaik buat kami karena kami kepingin hari ini menang,” kata Widodo seusai pertandingan digelar di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Kamis 24 Februari 2022 malam WIB.
Meski begitu, Widodo mengakui patut disyukuri apapun hasilnya karena anak asuhannya sudah bekerja keras sehingga perlu diapresiasi. “Kami berterima kasih pada pemain yan telah bekerja keras sampai hari pertandingan,” ucapnya, dikutip dari laman Persitafc.
Untuk ke depannya, sambung Widodo, Persita harus terus bekerja keras untuk memperoleh hasil yang maksimal. “Pertandingan tadi memang saling serang menyerang dan transisi defend to attack dan attack to defend. Masing-masing tim ingin memenangkan pertandingan sore hari ini,” tuturnya.
Terkait ada beberapa keputusan wasit yang dinilai kontroversial dan merugikan Persita, Widodo tak mau berkomentar banyak. “Di sepak bola itu ya, itulah bagian dari sepak bola. Tapi saya belum melihat rekamannya jadi saya tidak bisa komen,” ujar dia.
“Nanti kalau nanti mungkin kalau lihat rekamannya yang lebih jelas mungkin, Tadi tidak jelas,” tambah Widodo.
Sementara itu, perwakilan pemain, Muhammad Kasim Botan yang tampil cukup apik di pertandingan kali ini mengaku ia dan rekan-rekannya sudah berupaya maksimal.
“Mohon maaf pertandingan malam ini kami sudah berusaha tapi kemenangan belum berpihak pada kami Tetap kami syukuri dapat satu poin,” tutur pemain bernomor punggung 77 ini.
Untuk pertandingan selanjutnya, kata Kasim, harus bekerja keras lagi agar mendapatkan hasil yang maksimal.
TODAY TAGPetugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews