Connect With Us

Ditahan Imbang Madura United, Pelatih Persita: Bukan Hasil Terbaik

Tim TangerangNews.com | Jumat, 25 Februari 2022 | 06:00

Pelatih Kepala Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang gagal meraup poin sempurna dalam laga melawan Madura United dengan hasil seri 1-1. Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro mengaku hasil imbang dalam laga lanjutan pekan ke-27 Liga 1 musim 2021-2022, itu bukan hasil terbaik.

 “Hasil ini sebetulnya bukan hasil yang terbaik buat kami karena kami kepingin hari ini menang,” kata Widodo seusai pertandingan digelar di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Kamis 24 Februari 2022 malam WIB.

Meski begitu, Widodo mengakui patut disyukuri apapun hasilnya karena anak asuhannya sudah bekerja keras sehingga perlu diapresiasi.  “Kami berterima kasih pada pemain yan telah bekerja keras sampai hari pertandingan,” ucapnya, dikutip dari laman Persitafc. 

Untuk ke depannya, sambung Widodo, Persita harus terus bekerja keras untuk memperoleh hasil yang maksimal.  “Pertandingan tadi memang saling serang menyerang dan transisi defend to attack dan attack to defend. Masing-masing tim ingin memenangkan pertandingan sore hari ini,” tuturnya. 

Terkait ada beberapa keputusan wasit yang dinilai kontroversial dan merugikan Persita, Widodo tak mau berkomentar banyak. “Di sepak bola itu ya, itulah bagian dari sepak bola. Tapi saya belum melihat rekamannya jadi saya tidak bisa komen,” ujar dia.

“Nanti kalau nanti mungkin kalau lihat rekamannya yang lebih jelas mungkin, Tadi tidak jelas,” tambah Widodo.

Sementara itu, perwakilan pemain, Muhammad Kasim Botan yang tampil cukup apik di pertandingan kali ini mengaku ia dan rekan-rekannya sudah berupaya maksimal. 

“Mohon maaf pertandingan malam ini kami sudah berusaha tapi kemenangan belum berpihak pada kami Tetap kami syukuri dapat satu poin,” tutur pemain bernomor punggung 77 ini.

Untuk pertandingan selanjutnya, kata Kasim, harus bekerja keras lagi agar mendapatkan hasil yang maksimal.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill