Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Atlet Komisi Indonesia Skateboard (KIS) dari Provinsi Banten berhasil menyabet medali emas, dalam perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI 2021 Sumatera Selatan (Sumsel) 2022.
Padahal, Banten disebut minim dari fasilitas skateboard. Tetapi ternyata tetap bisa unjuk gigi.
Ketua KIS Banten Nasrul Fallah mengatakan, raihan medali emas ini didapatkan atlet bernama Rohmatan Lil Alamin asal Kota Cilegon, Banten.
Menurutnya, atlet KIS Banten tersebut berhasil mengalahkan peserta dari 23 provinsi dalam event yang berlangsung di Palembang tersebut.
Dengan pencapain itu, Fallah mengaku bangga karena pihaknya berhasil memberikan yang terbaik untuk Banten. Pihaknya pun bertekad untuk terus mempertahankan prestasi agar tetap menjadi yang terbaik pada event-event selanjutnya.

“Saya bangga atlet KIS dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Banten pada ajang ini. Hasil ini menjadi tambahan motivasi bagi kami untuk tampil berprestasi lagi ke depannya,” ucap Fallah, Senin 11 Juli 2022.
Fallah berharap agar pemerintah juga memberikan dukungan kepada Atlet KIS. Pasalnya, Banten sangat minim dengan fasilitas skateboard.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah akan semakin membuat mereka lebih bersemangat lagi.
“Tentu prestasi yang KIS dapat hari ini, tidak bisa tidak, kami tetap membutuhkan dukungan pemerintah untuk mempertahankan prestasi, banyak yang masih kami butuhkan seperti fasilitas latihan dan lain-lain," jelas Fallah.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGWakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews