3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Atlet Komisi Indonesia Skateboard (KIS) dari Provinsi Banten berhasil menyabet medali emas, dalam perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI 2021 Sumatera Selatan (Sumsel) 2022.
Padahal, Banten disebut minim dari fasilitas skateboard. Tetapi ternyata tetap bisa unjuk gigi.
Ketua KIS Banten Nasrul Fallah mengatakan, raihan medali emas ini didapatkan atlet bernama Rohmatan Lil Alamin asal Kota Cilegon, Banten.
Menurutnya, atlet KIS Banten tersebut berhasil mengalahkan peserta dari 23 provinsi dalam event yang berlangsung di Palembang tersebut.
Dengan pencapain itu, Fallah mengaku bangga karena pihaknya berhasil memberikan yang terbaik untuk Banten. Pihaknya pun bertekad untuk terus mempertahankan prestasi agar tetap menjadi yang terbaik pada event-event selanjutnya.

“Saya bangga atlet KIS dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Banten pada ajang ini. Hasil ini menjadi tambahan motivasi bagi kami untuk tampil berprestasi lagi ke depannya,” ucap Fallah, Senin 11 Juli 2022.
Fallah berharap agar pemerintah juga memberikan dukungan kepada Atlet KIS. Pasalnya, Banten sangat minim dengan fasilitas skateboard.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah akan semakin membuat mereka lebih bersemangat lagi.
“Tentu prestasi yang KIS dapat hari ini, tidak bisa tidak, kami tetap membutuhkan dukungan pemerintah untuk mempertahankan prestasi, banyak yang masih kami butuhkan seperti fasilitas latihan dan lain-lain," jelas Fallah.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyatakan dukungannya terhadap implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews