Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Atlet Komisi Indonesia Skateboard (KIS) dari Provinsi Banten berhasil menyabet medali emas, dalam perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI 2021 Sumatera Selatan (Sumsel) 2022.
Padahal, Banten disebut minim dari fasilitas skateboard. Tetapi ternyata tetap bisa unjuk gigi.
Ketua KIS Banten Nasrul Fallah mengatakan, raihan medali emas ini didapatkan atlet bernama Rohmatan Lil Alamin asal Kota Cilegon, Banten.
Menurutnya, atlet KIS Banten tersebut berhasil mengalahkan peserta dari 23 provinsi dalam event yang berlangsung di Palembang tersebut.
Dengan pencapain itu, Fallah mengaku bangga karena pihaknya berhasil memberikan yang terbaik untuk Banten. Pihaknya pun bertekad untuk terus mempertahankan prestasi agar tetap menjadi yang terbaik pada event-event selanjutnya.

“Saya bangga atlet KIS dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Banten pada ajang ini. Hasil ini menjadi tambahan motivasi bagi kami untuk tampil berprestasi lagi ke depannya,” ucap Fallah, Senin 11 Juli 2022.
Fallah berharap agar pemerintah juga memberikan dukungan kepada Atlet KIS. Pasalnya, Banten sangat minim dengan fasilitas skateboard.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah akan semakin membuat mereka lebih bersemangat lagi.
“Tentu prestasi yang KIS dapat hari ini, tidak bisa tidak, kami tetap membutuhkan dukungan pemerintah untuk mempertahankan prestasi, banyak yang masih kami butuhkan seperti fasilitas latihan dan lain-lain," jelas Fallah.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGTren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews