Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan di bawah kepemimpinan yang baru, langsung menancap gas dengan mencari bibit-bibit atlet usia dini. Pencarian bibit unggul itu rencananya dilakukan dengan mengadakan sejumlah turnamen olahraga pada tingkat anak-anak.
Ketua KONI Tangsel Hamka Handaru mengatakan, melalui wadah perlombaan itu diharapkan pihaknya mampu menjaring calon-calon atlet berbakat yang dapat menjadi mengharumkan Kota Tangsel di kemudian hari.
"Kami kebetulan sudah mengadakan koordinasi. Artinya olahraga anak di Tangsel ini lagi mau kita coba kobarkan dan hidupkan. Saya tuh paling senang manakala melihat kegiatan turnamennya anak-anak, melihat bibit-bibit atlet," ujar Hamka kepada awak media, Kamis, 6 Januari 2021.
Turnamen usia dini tersebut, kata Hamka, rencananya bakal dihelat untuk semua cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi. Terutama terhadap atletik sebagai induk dari seluruh cabor.
"Atletik itu ibunya semua cabor, karena nanti bisa berangkat jadi atlet dari situ. Bisa jadi atlet voli, bulutangkis, sepakbola, semua lah yang membutuhkan strength," katanya.
Ia menuturkan, perlombaan bagi calon atlet berusia dini ini ke depannya akan menjadi salah satu program unggulan bagi KONI di bawah kepemimpinannya.
Pasalnya ia menilai, pendidikan sejak usia dini sangat dibutuhkan. Jika suatu olahraga dapat ditekuni sejak kecil, maka tak mustahil suatu hari kelak anak itu dapat menjadi kebanggaan daerah.
"Kita kerja sama dengan perkumpulan olahraga anak-anak di Tangsel. Jadi nanti ada pembinanya," ucapnya.
TODAY TAGPasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews