Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Tiga atlet cilik dan seorang pelatih panjat tebing asal Kota Tangerang Selatan, terpilih menjadi perwakilan Provinsi Banten dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) panjat tebing kelompok umur XV yang dihelat di Banda Aceh.
Mereka berjuang melawan kontingen dari seluruh wilayah se-Indonesia, demi mengharumkan nama baik Provinsi Banten, dan tentunya Kota Tangerang Selatan.
Namun mirisnya, ketiga atlet cilik dan pelatih yang tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangsel itu, tak mendapat dukungan yang layak dari pemerintah setempat.
Mereka bertolak ke Banda Aceh dan berjuang dengan merogoh kocek pribadi.
"Ongkos sendiri dari orang tua masing-masing," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Atlet FPTI Tangsel, Marlianita saat dikonfirmasi, Jumat, 19 November 2021.
Marlianita mengaku, sebelumnya sempat menyodorkan permohonan bantuan finansial bagi para atletnya untuk dapat bertolak ke Aceh.
Namun, permohonan bantuan itu bertepuk sebelah tangan, baik dari KONI Tangsel maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangsel.
"Nah, tiba waktu mendekati hari akhir pendaftaran, ketum bilang enggak dapat dana sama sekali," ungkapnya.
Adapun para atlet cilik tersebut, di antaranya Bilqis Talenta Kusuma Wardani. Ia berjuang dalam kejuaraan nomor Youth C Putri, kategori Lead dan Speak Classic.
Atlet kedua, Reymeyza Alya Ramadhani Anggoro yang ikut dalam perlombaan nomor Youth B Putri kategori Lead dan Boulder.
Terakhir, Keisya Sahira Putri Arla. Ia bertanding di nomor Youth D Putri bertanding untuk kategori Lead dan Spead Classic.
Saat dikonfirmasi, Bendahara III KONI Kota Tangsel, Suryadi Nian menyebut bahwa bantuan dana hibah yang diajukannya kini belum cair sepenuhnya.
"Yang fase kedua belum cair," ucapnya.
Sementara itu, TangerangNews yang menghubungi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangsel E Wiwi Martawijaya untuk meminta tanggapannya belum berhasil dihubungi hingga berita ini diterbitkan.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGFenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari
Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta masyarakat agar tidak hanya berfokus pada sekolah negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews