Connect With Us

Kisah Pilu Atlet Dayung Tangsel Peraih Perunggu, Sempat Minjam Uang untuk Jajan

Rachman Deniansyah | Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:10

Atlet dayung asal Kota Tangerang Selatan yang dipercaya mewakili Provinsi Banten dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Perjalanan cukup berat ditempuh para atlet dayung asal Kota Tangerang Selatan yang dipercaya mewakili Provinsi Banten dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, pekan lalu.

Tanpa dilepas oleh perwakilan pemerintah kota, atlet dayung yang terdiri dari Dimas Antariksa, Ruli Farisi, Aldi Nurjana, M Ali Sobirin dan Sahdan ini, tetap menunjukkan tajinya dengan menyabet medali perunggu.

Mereka menjadi salah satu kandidat terbaik di nomor tradisional boat race 1000 meter terdiri atas 10 pendayung, satu tekong dan drumer.

Sementara medali emas pada cabang olahraga nomor tradisional boat race 1.000 meter ini diraih kontingen asal Jawa Barat. Adapun medali perak diperoleh Kalimantan Tengah.

Dimas Antariksa, satu dari lima atlet dayung asal Tangsel bercerita. Menurutnya, medali perunggu yang diperolehnya itu tidak diraih dengan mudah. 

Banyak perjuangan yang dilaluinya, termasuk dari sisi finansial. Ia bersama tim berjuang tanpa dibekali uang saku.

Bahkan ia sempat cemburu dan kerap mengelus dada saat melihat atlet asal kabupaten/kota lainnya yang sangat diperhatikan oleh pemerintah daerah setempat.

"Sampai sudah di venue tidak ada uang saku," kata Dimas saat dikonfirmasi, Jumat, 15 Oktober 2021.

Bahkan untuk sekedar membeli makanan atau minuman saja, ia harus menahan hasratnya. Hal itu pun yang selalu dirasakan selama berada di Bumi Cendrawasih.

Dimas mengungkapkan, hanya sekedar untuk jajan saja ia terpaksa meminjam uang temannya. "Minjam ke teman untuk jajan," imbuhnya.

Atas kondisi itu, ia pun berharap agar ke depannya pemerintah daerah dapat adil untuk lebih memperhatikan para atlet dalam cabang olahraga apapun.

"Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan untuk ke olahraga. Berbulan-bulan latihan izin sekolah atau kuliah tanding mati-matian demi daerah tapi tidak dihargai," lirihnya.

OPINI
Ijin Freeport Diperpanjang, Rakyat Dapat Apa?

Ijin Freeport Diperpanjang, Rakyat Dapat Apa?

Rabu, 12 Juni 2024 | 15:21

Adapun perpanjangan waktu ekspor konsentrat tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mempertimbangkan kelangsungan produksi dan pencapaian hilirisasi industri.

KAB. TANGERANG
Langgar Aturan, Dishub Tangerang Tindak 13 Kendaraan Angkutan Barang di Jalan Pasar Kemis-Cikupa

Langgar Aturan, Dishub Tangerang Tindak 13 Kendaraan Angkutan Barang di Jalan Pasar Kemis-Cikupa

Kamis, 20 Juni 2024 | 15:49

Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, bersama dengan aparat Polri dan TNI, menggelar razia terhadap angkutan barang dan penumpang di Jalan Pasar Kemis-Cikupa pada Kamis, 20 Juni 2024.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Salurkan Hewan Kurban ke 12 Lokasi di Tangerang

Bandara Soekarno-Hatta Salurkan Hewan Kurban ke 12 Lokasi di Tangerang

Minggu, 16 Juni 2024 | 20:14

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat sekitar wilayah Tangerang, dengan menyalurkan bantuan hewan kurban di momen Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 H.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill