Connect With Us

Usai Arema VS Persebaya, 127 Orang Dilaporkan Tewas dalam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:06

Kericuhan supporter sepakbola usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022, malam, berakhir tragis. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pertandingan sepakbola antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022, malam, berakhir tragis.

Sebanyak 127 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan suporter yang pecah seusai pertandingan.

"Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri," ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, seperti dilansir dari Kompas, Minggu 2 September 2022.

Dijelaskannya, dari ratusan orang yang meninggal itu, 34 orang di antaranya meninggal di stadion, korban lainnya tewas di rumah sakit. Selain itu yang tengah dirawat di rumah sakit ada sekitar 180 orang.

Baca Juga:

Suporter Bola Tewas Bertambah Jadi 130 Orang, Ini Penyebab Utama Kematian

Gegara Tragedi Kanjuruhan, Siap-siap Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Banyaknya korban dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 ini, diduga akibat para korban terinjak-injak suporter lain dan sesak nafas akibat semprotan gas air mata yang Ditembak kan polisi.

Berawal dari para suporter turun ke lapangan karena tidak terima atas kekalahan tim Singo Edan dalam menjamu Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Mereka meloncati pagar merangsek turun ke lapangan. Aparat pengamanan pun terlihat kewalahan menghalau kericuhan tersebut. Puncaknya, pihak keamanan menembakkan gas air mata ke kerumunan suporter.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

KOTA TANGERANG
Pilot Malaysia Selundupkan 25 Kg Ekstasi Lewat Jalur Khusus di Bandara Soetta

Pilot Malaysia Selundupkan 25 Kg Ekstasi Lewat Jalur Khusus di Bandara Soetta

Jumat, 31 Juli 2026 | 15:43

Seorang pilot berwarganegara Malaysia berinisial MS dari maskapai MA nekat menyelundupkan narkotika dalam jumlah fantastis di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill