Kericuhan saat pertandingan sepak bola Paku Jaya Cup Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Kericuhan kembali terjadi dalam pertandingan sepakbola antarkampung (tarkam) Paku Jaya Cup di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 23 Juni 2022, sore.
Dalam laga Denis FC melawan Gasepa FC di Stadion Mini Pakujaya, para pendukung dari kedua belah pihak merangsek masuk ke lapangan hijau menyerang para pemain.
Adapun penyebab kericuhan ini berawal dari ketidakpuasan tim Gasepa yang kalah. Pemain tidak terima dan terjadi body crash atau benturan antar pemain di lapangan. Penonton yang melihat itu pun emosi lalu menyerang pemain tersebut.
"Jadi ada keributan, sudah gitu penonton masuk ke lapangan nyerang pemain. Keputusan ada di wasit kan," ujar Ketua Panitia Pakujaya Cup 7 Dadi Sunardi seperti dilansir dari Detik.
Namun menurutnya keributan itu tidak berlangsung lama karena dengan cepat para supporter dipisahkan oleh aparat keamanan. "Ya tidak lama itu selesai juga sama keamanan sigap semua," ucap Dadi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Yahya Suharya mengaku dalam peristiwa yang berlangsung pada pukul 17.00 WIB itu, tidak ada laporan hingga mengakibatkan kontak fisik. Akibat kondisi yang tidak kondusif, pertandingan akhirnya dihentikan.
"Tidak ada korban. Kalau kontak fisik setahu saya tidak ada," bebernya.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""