Connect With Us

Pertandingan Sepak Bola Paku Jaya Cup Tangsel Ricuh, Pemain Diserang Supporter

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 Juni 2022 | 11:34

Kericuhan saat pertandingan sepak bola Paku Jaya Cup Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kericuhan kembali terjadi dalam pertandingan sepakbola antarkampung (tarkam) Paku Jaya Cup di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 23 Juni 2022, sore.

Dalam laga Denis FC melawan Gasepa FC di Stadion Mini Pakujaya, para pendukung dari kedua belah pihak merangsek masuk ke lapangan hijau menyerang para pemain.

Adapun penyebab kericuhan ini berawal dari ketidakpuasan tim Gasepa yang kalah. Pemain tidak terima dan terjadi body crash atau benturan antar pemain di lapangan. Penonton yang melihat itu pun emosi lalu menyerang pemain tersebut.

"Jadi ada keributan, sudah gitu penonton masuk ke lapangan nyerang pemain. Keputusan ada di wasit kan," ujar Ketua Panitia Pakujaya Cup 7 Dadi Sunardi seperti dilansir dari Detik.

Namun menurutnya keributan itu tidak berlangsung lama karena dengan cepat para supporter dipisahkan oleh aparat keamanan. "Ya tidak lama itu selesai juga sama keamanan sigap semua," ucap Dadi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Yahya Suharya mengaku dalam peristiwa yang berlangsung pada pukul 17.00 WIB itu, tidak ada laporan hingga mengakibatkan kontak fisik. Akibat kondisi yang tidak kondusif, pertandingan akhirnya dihentikan.

"Tidak ada korban. Kalau kontak fisik setahu saya tidak ada," bebernya.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill