Kericuhan saat pertandingan sepak bola Paku Jaya Cup Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Kericuhan kembali terjadi dalam pertandingan sepakbola antarkampung (tarkam) Paku Jaya Cup di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 23 Juni 2022, sore.
Dalam laga Denis FC melawan Gasepa FC di Stadion Mini Pakujaya, para pendukung dari kedua belah pihak merangsek masuk ke lapangan hijau menyerang para pemain.
Adapun penyebab kericuhan ini berawal dari ketidakpuasan tim Gasepa yang kalah. Pemain tidak terima dan terjadi body crash atau benturan antar pemain di lapangan. Penonton yang melihat itu pun emosi lalu menyerang pemain tersebut.
"Jadi ada keributan, sudah gitu penonton masuk ke lapangan nyerang pemain. Keputusan ada di wasit kan," ujar Ketua Panitia Pakujaya Cup 7 Dadi Sunardi seperti dilansir dari Detik.
Namun menurutnya keributan itu tidak berlangsung lama karena dengan cepat para supporter dipisahkan oleh aparat keamanan. "Ya tidak lama itu selesai juga sama keamanan sigap semua," ucap Dadi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Yahya Suharya mengaku dalam peristiwa yang berlangsung pada pukul 17.00 WIB itu, tidak ada laporan hingga mengakibatkan kontak fisik. Akibat kondisi yang tidak kondusif, pertandingan akhirnya dihentikan.
"Tidak ada korban. Kalau kontak fisik setahu saya tidak ada," bebernya.
Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""