Kericuhan saat pertandingan sepak bola Paku Jaya Cup Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Kericuhan kembali terjadi dalam pertandingan sepakbola antarkampung (tarkam) Paku Jaya Cup di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 23 Juni 2022, sore.
Dalam laga Denis FC melawan Gasepa FC di Stadion Mini Pakujaya, para pendukung dari kedua belah pihak merangsek masuk ke lapangan hijau menyerang para pemain.
Adapun penyebab kericuhan ini berawal dari ketidakpuasan tim Gasepa yang kalah. Pemain tidak terima dan terjadi body crash atau benturan antar pemain di lapangan. Penonton yang melihat itu pun emosi lalu menyerang pemain tersebut.
"Jadi ada keributan, sudah gitu penonton masuk ke lapangan nyerang pemain. Keputusan ada di wasit kan," ujar Ketua Panitia Pakujaya Cup 7 Dadi Sunardi seperti dilansir dari Detik.
Namun menurutnya keributan itu tidak berlangsung lama karena dengan cepat para supporter dipisahkan oleh aparat keamanan. "Ya tidak lama itu selesai juga sama keamanan sigap semua," ucap Dadi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Yahya Suharya mengaku dalam peristiwa yang berlangsung pada pukul 17.00 WIB itu, tidak ada laporan hingga mengakibatkan kontak fisik. Akibat kondisi yang tidak kondusif, pertandingan akhirnya dihentikan.
"Tidak ada korban. Kalau kontak fisik setahu saya tidak ada," bebernya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""