Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Buntut dari video viral pemukulan terhadap wasit di turnamen Sepak Bola ‘Paku Jaya Cup’ pada Jumat 10 Juni 2022, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Edy Mamat akhirnya minta maaf dan sepakat berdamai.
Perdamaian itu dilakukan setelah kedua belah pihak bertemu pada Sabtu 11 Juni 2022, pukul 20.00 WIB.
"Kedua belah pihak sepakat saling memaafkan atas kejadian tersebut dan tidak akan mempermasalahkan di kemudian hari," kata Kapolsek Serpong Kompol Evarmon Lubis seperti dilansir dari Detik, Minggu 12 Juni 2022.
Menurut Evarmon, setelah adanya kesepakatan damai tersebut, kedua belah pihak berjanji tidak akan memperpanjang masalah itu ke meja hijau.
"Pukul 23.30 WIB pertemuan selesai berjalan dengan aman dan kondusif," ujarnya.
Ia pun membenarkan wasit pertandingan itu merupakan anggota TNI yakni Praka Eka, dari kesatuan Arhanud Serpong.
Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Serpong Utara Dahlan menyampaikan bahwa jika kasus tersebut telah selesai usia keduanya berdamai.
"Sudah selesai kok. Sudah diklarifikasi. Sudah rapih semua," ujarnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews