Connect With Us

Sadis! Aksi Pemukulan Balita di Tangerang Terekam Tersangka Sebanyak 5 Kali

Rachman Deniansyah | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:22

Tersangka pelaku penganiayaan kepada balita saat ditangkap petugas Kepolisian. (Istimewa / TangerangNews@2021)

TANGERANGNEWS.com-Aksi sadis pemukulan balita berusia 2,4 tahun yang dilakukan tersangka berinisial ASD, 27, ternyata telah diulangi berkali-kali, Februari lalu.  Hal itu dipaparkan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Selasa (16/3/2021). 

Aksi sadis berulang kali yang dilakukan terhadap keponakan kekasihnya tersebut, diabadikan tersangka menggunakan ponsel miliknya. "Hasil pemeriksaan sebanyak lima kali. Pertama, korban sebanyak tujuh kali dipukul di bagian perut, menggunakan tangan kiri," tutur Wahyu. 

Kemudian pada video kedua, kata Wahyu, korban kembali menerima pukulan sangat keras dari tersangka di bagian yang sama. Namun bedanya, saat ini korban dipukul saat berdiri. 

Baca Juga : 

"Dan kali ini korban sempat buang air besar ya. Kemudian video ketiga, kondisinya korban sedang tiduran, dipukul empat kali dengan tangan kanannya. Kemudian video keempat, tersangka memukul bagian dada. Kondisi korban sudah terlentang dipukul tiga kali di dada sebelah kanan menggunakan sikut sebelah kanan," ujarnya. 

Terakhir, tersangka juga tega menginjak korban yang sedang dalam tertidur menggunakan tumitnya. 

 

"Pakai tumit bawah. Sebanyak empat kali. Itu kronologis kejadiannya," imbuhnya. 

Seperti diketahui, aksi pemukulan sadis yang dilakukan tersangka ASD, sempat viral di media sosial. 

Aksi biadab tersebut memperlihatkan tersangka memukuk bagian perut dan dada korban hingga menahan sakit. 

Diketahui, korban merupakan keponakan dari kekasihnya berinisial AW. Atau dengan kata lain, korban yang masih berusia 2,4 tahun tersebut merupakan anak dari kakak AW. Perbuatan tersebut tega dilakukan di kediamannya, yang terletak di wilayah Desa Sindang Sono, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Februari lalu. 

Dalam menjalan aksi bejat tersebut, sengaja diabadikan tersangka dengan menggunakan ponsel miliknya.  "Motif tersangka merekam aksi pemukulan tersebut adalah sebagai efek jera. Jadi nanti kalau nangis lagi, dipertunjukkanlah rekaman itu kemudian dilakukan pemukulan terhadap korban," ujarnya. 

Atas ulahnya tersebut, tersangka kini harus menjalani masa hukuman di balik jeruji. Ia dihukum selama lima tahun penjara.  "Pasal yang kita kenakan adalah pasal 80 ayat 1 dan ayat 2 UU no 35 tahun 214 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," pungkasnya.

BISNIS
Ramen Yuk! Hadir di Cipondoh Tangerang, Sajikan Ramen Halal Harga Mie Ayam Gerobak

Ramen Yuk! Hadir di Cipondoh Tangerang, Sajikan Ramen Halal Harga Mie Ayam Gerobak

Kamis, 11 Juli 2024 | 19:36

Ramen Yuk!, restoran ramen yang mudah dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat, kini hadir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Tabung Gas Bocor, Rumah Makan dan 4 Lapak Buah di Tigaraksa Tangerang Ludes Terbakar

Tabung Gas Bocor, Rumah Makan dan 4 Lapak Buah di Tigaraksa Tangerang Ludes Terbakar

Jumat, 12 Juli 2024 | 16:49

Kebakaran besar melanda Rumah Makan Saung Babeh dan empat lapak buah di Jalan Aria Wasangkara, Kampung Bugel, Kelurahan Keduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat 12 Juli 2024, siang.

HIBURAN
Sering Bikin Halusinasi, Ternyata Ini Manfaat Konsumsi Kecubung 

Sering Bikin Halusinasi, Ternyata Ini Manfaat Konsumsi Kecubung 

Selasa, 9 Juli 2024 | 18:05

Penyalahgunaan kecubung sering terjadi karena karakter tanaman ini yang mampu menghasilkan efek halusinasi.

TOKOH
Jadi Calon Wali Kota Tangerang di Pilkada 2024, Ini Biodata dan Profil Faldo Maldini 

Jadi Calon Wali Kota Tangerang di Pilkada 2024, Ini Biodata dan Profil Faldo Maldini 

Selasa, 2 Juli 2024 | 10:45

Sejumlah partai politik telah menyodorkan calon yang akan diusung dalam kontestasi Pilkada serentak 2024 mendatang, salah satunya ialah sosok Faldo Maldini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill