Connect With Us

Ini Penyebab Balita Tewas dalam Kebakaran di Cimone Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 24 Januari 2021 | 15:32

Suasana setelah rumah terbakar di Jalan Merdeka RT 1/1, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Tewasnya Faresha, bayi perempuan berusia 2,8 tahun, saat kebakaran di Jalan Merdeka RT 1/1, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, akibat terjebak di dalam rumah.

Korban terjebak lantaran saat kejadian tengah ditinggal kedua orang tuanya membuka usaha. Sementara warga setempat tak berhasil menyelamatkannya, Minggu (24/1/2021) pukul 05.30 WIB. 

Istri Ketua RT 1/1 Kelurahan Cimone Jaya, Angga Indriyani mengatakan, kebakaran terjadi di rumah korban saat dirinya masih beristirahat. 

"Kaget. Orang pertama dibangunin anak, katanya ada kebakaran. Yasudah kita langsung keluar teriak-teriak saja kebakaran-kebakaran," ujarnya kepada TangerangNews.com. 

Penyebab kebakaran ini diduga karena obat nyamuk bakar. Api pun tiba-tiba muncul hingga membakar rumah dua lantai tersebut. 

Suasana setelah rumah terbakar di Jalan Merdeka RT 1/1, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021).

Baca Juga :

Saat kebakaran, korban balita yang merupakan anak kedua ini tengah tidur di lantai dua. Sedangkan kakak korban tidur di lantai satu. 

Kedua anak itu ditinggalkan kedua orang tuanya untuk membuka usaha. Sehingga saat kejadian, korban Faresha terjebak. Sementara kakak Faresha berhasil lolos dari kebakaran. 

Kondisi rumah korban itu aksesnya sempit atau dilalui kendaraan. Namun, selama satu jam setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran yang menerjunkan lima armada itu telah berhasil menjinakan api. 

"Anaknya (korban) lagi tidur katanya. Orang tuanya lagi mau ke warung tambal ban. Jadi, dia kejebak di dalam," ungkapnya. 

Jenazah Faresha telah disemayamkan di Pemakaman Islam Sirna Raga yang lokasi tak jauh dari rumahnya. Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Faresha disemayamkan ke liang lahat. 

Sedangkan rumah korban telah dipasang garis polisi atau police line. Kondisi rumahnya setelah terbakar masih berantakan. Kepolisian masih menyelidiki kasus kebakaran ini. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill