Connect With Us

P2TP2A Tangsel Dampingi Balita Korban Aniaya Ibu di Rempoa

Rachman Deniansyah | Jumat, 20 November 2020 | 22:07

Kepala P2TP2A Kota Tangsel Tri Purwanto saat di wawancarai awak media di Jalan Cempaka Raya, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel, Jumat (20/11/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan, langsung merespons aksi viral tindak penganiayaan seorang balita oleh ibu kandungnya yang dilakukan, Juni 2020 lalu. 

Kepala P2TP2A Kota Tangsel Tri Purwanto mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan dan konseling terhadap korban yang masih berusia kurang dari dua tahun tersebut. 

Sekitar pukul 16.00 WIB, tim P2TP2A beserta perwakilan kelurahan setempat pun datang ke tempat korban tinggal. Mereka bermaksud ingin mengecek kondisi kesehatan korban. 

"Kita dari P2TP2A Kota Tangerang Selatan maksudnya datang ke sini untuk mengklarifikasi atas kabar kekerasan pada anak yang sudah masuk laporannya di Polres Tangsel," ujar Tri di salah satu kontrakan yang berlokasi di Jalan Cempaka Raya, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel, Jumat (20/11/2020). 

Nantinya P2TP2A akan mendampingi korban untuk menjalani serangkaian pemeriksaan psikologis sebagai bentuk trauma healing bagi korban. 

"Langkah-langkah yang pasti khusus untuk anak ini, kami akan berikan pendampingan khususnya psikologinya gitu loh," jelas Tri. 

 

Tak hanya itu, pendampingan juga dilakukan pihaknya sampai ke ranah hukum. 

"Pendampingan ini sebagai tindak lanjut. Nanti, di Kepolisian kita juga akan berikan pendampingan, sampai selesai prosesnya," terangnya. 

Sebelumnya, anak perempuan berusia kurang dari dua tahun tersebut menjadi korban aniaya oleh ibunya kandungnya berinisial LQ,23, dengan cara dicelupkan kepalanya pada sebuah ember yang berisi air penuh.

Aksi penganiayaan yang diunggah di media sosial itu pun viral dan mendapat beragam reaksi dari para netizen. 

Saat ini atas perbuatan sadisnya itu, sang ibu pun telah diamankan jajaran Kepolisian. Ia kini menjadi tahanan Polres Tangsel. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill