WH Singgung Soal Jalan Rusak dan Sampah di Kota Tangerang
Kamis, 5 Maret 2026 | 22:51
Infrastruktur dan sampah masih menjadi masalah utama yang dikeluhkan masyarakat urban, termasuk Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–Kondisi di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang sempat mencekam imbas adanya warga yang disebut dianiaya sekelompok massa, Selasa (29/9/2020) malam.
"Ini enggak ada bentrokan ormas. Ini miss komunikasi," ujar Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana.
Menurutnya, insiden berawal saat adanya salah satu warga dikeroyok sekelompok massa.
Korban yang dikeroyok itu mengalami luka karena dipukul, juga luka akibat senjata tajam.
Korban yang masih dalam keadaan sadar ini pun telah dibawa ke Puskesmas setempat.
Lalu, sekelompok warga yang dikeroyok itu tidak terima. Hingga akhirnya berupaya membalas.
"Jadi, ini enggak ada bentrokan. Ini penganiayaan biasa, enggak ada bentrok. Tapi warga keberatan terhadap orang yang berdomisili di dalam gubuk itu. Jadi warga ramai, mereka menuntut pelakunya," jelas Kapolsek.
Kapolsek menegaskan insiden ini berhasil dilerai Kepolisian. Menurutnya, Kepolisian mengamankan sejumlah orang dalam peristiwa yang terjadi akibat kesalahpaham ini.
"Kami amankan di polsek 16 orang. Nanti akan kami interogasi," katanya.
Mereka yang diamankan akan diinterogasi untuk mencari tahu siapa yang menganiaya korban.
Kapolsek menambahkan meskipun kondisi sempat tegang, namun saat ini telah terkendali.
"(Jalan raya) sudah bisa diakses, silahkan," pungkasnya.(RMI/HRU)
View this post on Instagram
Infrastruktur dan sampah masih menjadi masalah utama yang dikeluhkan masyarakat urban, termasuk Kota Tangerang.
TODAY TAGWilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno wafat pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta.
Stigma lama yang memandang ruang Bimbingan Konseling (BK) sebagai "ruang pengadilan" bagi siswa bermasalah mulai diubah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews