Connect With Us

Insiden Penganiayaan, Suasana di Hos Cokroaminoto Ciledug Sempat Mencekam

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 29 September 2020 | 22:21

Tangkapan layar video sekelompok orang membawa kayu di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Kondisi di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang sempat mencekam imbas adanya warga yang disebut dianiaya sekelompok massa, Selasa (29/9/2020) malam. 

"Ini enggak ada bentrokan ormas. Ini miss komunikasi," ujar Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana. 

Menurutnya, insiden berawal saat adanya salah satu warga dikeroyok sekelompok massa.

Korban yang dikeroyok itu mengalami luka karena dipukul, juga luka akibat senjata tajam.

Korban yang masih dalam keadaan sadar ini pun telah dibawa ke Puskesmas setempat. 

Lalu, sekelompok warga yang dikeroyok itu tidak terima. Hingga akhirnya berupaya membalas.

"Jadi, ini enggak ada bentrokan. Ini penganiayaan biasa, enggak ada bentrok. Tapi warga keberatan terhadap orang yang berdomisili di dalam gubuk itu. Jadi warga ramai, mereka menuntut pelakunya," jelas Kapolsek. 

Kapolsek menegaskan insiden ini berhasil dilerai Kepolisian. Menurutnya, Kepolisian mengamankan sejumlah orang dalam peristiwa yang terjadi akibat kesalahpaham ini. 

"Kami amankan di polsek 16 orang. Nanti akan kami interogasi," katanya. 

Mereka yang diamankan akan diinterogasi untuk mencari tahu siapa yang menganiaya korban. 

Kapolsek menambahkan meskipun kondisi sempat tegang, namun saat ini telah terkendali.

"(Jalan raya) sudah bisa diakses, silahkan," pungkasnya.(RMI/HRU)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

KAB. TANGERANG
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill