Connect With Us

DPRD Tangsel Desak Lurah Benda Baru Dicopot dari Jabatannya

Rachman Deniansyah | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:22

Video CCTV detik-detik kasus yang menyeret Lurah Benda Baru, Pamulang, Saidun, di SMAN 3 Tangsel. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi Gerindra-PAN mendesak pemerintah daerah setempat untuk memecat Saidun dari jabatannya sebagai Lurah di wilayah Benda Baru.

Hal itu berkenaan atas kasus penitipan siswa dan yang telah menyeret nama Lurah Benda Baru, beberapa waktu lalu.

"Akhir-akhir ini Kota Tangsel menjadi perhatian karena video viral perilaku tidak terpuji seorang Lurah Benda Baru yang mengamuk di SMAN 3 Kota Tangsel,” ujar Anggota Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel Samtoni memalui keterangan resminya, Rabu (22/7/2020). 

Lurah tersebut mengamuk dengan menendang barang-barang yang ada di atas meja ruang kepala sekolah SMAN  3 Kota Tangsel. “Tindakan itu dilakukan diduga saat menanyakan penjelasan pihak sekolah soal nasib calon siswa titipannya," jelas Samtoni.

Baca Juga :

Atas tindakan Lurah itu, Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum itu pun sangat menyayangkan. Dia menilai tindakan tersebut tidak menunjukkan sikap seorang pemimpin.

“Seharusnya dia memberikan teladan, perbuatan Lurah itu tidak pantas karena layaknya seorang preman dan tentu sudah melanggar kode etik ASN," ujar Samtoni.

Maka dengan tegas, Samtoni mendesak Wali Kota Tangsel Airin Rahmi Diany untuk mencopot Saidun. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tangerang Selatan juga harus bertindak, melakukan pemeriksaan dan penyelidikan atas tindakan Lurah yang videonya viral.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Penyelidikan (BKPP) Kota Tangsel Apendi mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Lurah Benda Baru. "Udah pokoknya, lagi diproses. Pokoknya nanti tinggal tunggu aja hasilnya. Lagi proses," ungkapnya saat dikonfirmasi.

Saat ini, Pemkot Tangsel masih menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian.  "Kan ada tahapannya. Kan di Polsek juga lagi proses. Kita juga sudah sedang proses, tinggal tunggu dari inspektorat nanti. Intinya kita sedang tindak lanjuti aja, nanti hasilnya bagaimana terkait dengan Pak Lurah," kata Apendi. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill