Connect With Us

DPRD Tangsel Desak Kasus Pemerkosaan Remaja Diusut Tuntas

Rachman Deniansyah | Minggu, 21 Juni 2020 | 19:56

Ilustrasi pemerkosaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan Paramitha Messayu mencurahkan keprihatinannya atas perkosaan yang dialami remaja wanita berinisial OR, 16.

Sebagai wakil rakyat, ia meminta kepada seluruh pihak terkait untuk mendampingi keluarga korban dalam mengusut tuntas perbuatan tak manusiawi tersebut.

"Kami prihatin sangat mendalam. Kami meminta P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) terus mendampingi keluarga dan bersama pihak berwajib mengusut tuntas kejadian ini," ungkap Paramitha saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020).

Dalam kasus seperti ini, tentu sangat diharapkan Pemerintah Kota Tangsel untuk dapat mengoptimalkan peran pengawasan dan perlindungan anak, termasuk dalam hal perndampingan terhadap keluarga korban yang terpukul atas kejadian ini.

"Harus mengoptimalkan peran fasilitator pengawasan perlindungan anak yang sudah ada selama ini. Kami mendorong untuk perannya terus dioptimalkan," ujarnya.

Seperti diketahui, OR, 16, remaja asal Kampung Priyang, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, harus kehilangan nyawanya usai menjadi korban pemerkosaan oleh delapan pemuda asal Kelurahan Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Sebelum disetubuhi, OR juga sempat dicekoki bebarapa butir obat-obatan terlarang hingga hilang kesadaran.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri mengungkapkan, perbuatan tak manusiawi itu sudah dilakukan tersangka selama dua kali.

"Jadi ada 2 rangkaian pemerkosaan, pertama 10 April yang dilakukan 8 orang, kemudian nyambung lagi 18 April dilakukan 7 orang. Nah, salah satu tersangka tambahan pada saat terjadi pada tanggal 10 April. Jadi ada dua kali pertemuan," ungkap Efri.

Atas penyelidikan yang dilakukan, saat ini pihak kepolisian pun sudah berhasil menangkap enam dari delapan tersangka yang sengaja melakukan pemerkosaan tesebut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus itu. Saat ini, polisi masih memburu dua tersangka lainnya dan menunggu hasil otopsi terhadap tubuh korban yang dilakukan beberapa hari lalu. (RAZ/RAC)

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill