Connect With Us

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Ngamuk, Hajar Wasit dari TNI 

Tim TangerangNews.com | Jumat, 10 Juni 2022 | 22:28

Anggota DPRD Tangsel Hajar Wasit yang belakangan diketahui , sang wasit adalah anggota TNI. (Istimewa / TangerangNews 2022)

TANGERANGNEWS.com-Satu video yang menggambarkan tentang perilaku tidak suportif tersebar melalui media sosial. Peristiwa tersebut dikabarkan terjadi dalam turnamen Sepak Bola ‘Paku Jaya Cup’ pada Jumat 10 Juni 2022, sore tadi. 

Diketahui perilaku tersebut dicontohkan oleh anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Partai Gerindra bernama H Edy Mamat yang berasal dari Dapil Serpong Utara.  Dirinya diduga tidak terima dengan keputusan wasit yang memimpin pertandingan sepak bola tersebut karena telah melayangkan kartu merah kepada dirinya. 

 

Edy Mamat yang bermukim di Pamulang itu tampak dalam rekaman video yang tersebar, memberikan bogem mentah kepada wasit yang belakangan diketahui berasal dari kesatuan TNI bernama Eka dari Yon Arhanud.  Bukan keluar dari lapangan setelah diusir wasit, Edy Mamat yang mengenakan nomor punggung tujuh itu nekat memberikan hantaman kepada sang wasit. 

Lantas Eka yang menjadi juru adil pada pertandingan itu sempat membalasnya dengan tendangan. Setelah itu barulah Edy Mamat diamankan dan beberapa rekan dari sang wasit tampak kesal dengan Edy Mamat. Belum ada konfirmasi yang jelas setelah pertandingan tersebut digelar. Hingga kini TangerangNews masih mencoba mengkonfirmasi terkait hal tersebut. 

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill