Connect With Us

Pertandingan Sepakbola Antar OPD se-Tangsel Diwarnai Baku Hantam

Rachman Deniansyah | Senin, 20 Desember 2021 | 19:43

Pertandingan sepakbola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Tangerang Selatan diwarnai kericuhan, Senin 20 Desember 2021. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Pertandingan sepakbola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Tangerang Selatan diwarnai kericuhan, Senin 20 Desember 2021.

Hal itu terjadi antara pemain dan masing-masing pendukung dari tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) dengan PP Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Tangsel.

Semula, pertandingan berlangsung sengit. Kedua kesebelasan saling menunjukkan kemampuannya mengolah si kulit bundar di lapangan Cilenggang, Serpong.

Jual beli serangan dilakukan oleh kedua tim sejak pemimpin pertandingan meniupkan peluitnya di babak pertama. 

Peluang demi peluan tercipta oleh kedua kesebelasan. Namun sayang hingga akhir babak pertama, tak satu pun gol dapat dilahirkan. 

Tak lama berselang, wasit kembali memasuki lapangan dan meniup peluitnya sebagai tanda babak kedua dimulai. Kali ini kondisi sedikit berbeda. Pertandingan berlangsung di bawah guyuran hujan deras. 

Pertandingan sepakbola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Tangerang Selatan diwarnai kericuhan, Senin 20 Desember 2021.

Akibatnya, laju bola menjadi sedikit terhambat. Sehingga, para pemain dari kedua tim lebih sering mengalami kemelut. Alhasil meski hujan mengguyur deras, tempo permainan justru semakin memanas. 

Saat pertandingan babak kedua berjalan separuh waktu, terjadi salah satu pelanggaran. Wasit pun langsung meniupkan peluit akan adanya pelanggaran. 

Namun yang tak disangka, kedua pemain dari masing-masing kesebelasan tersulut emosi. Mereka saling adu jotos.

Atmosfer yang semakin panas itu, ternyata juga memancing para pendukung dari kedua kesebelasan untuk memasuki lapangan. Kedua massa sempat saling ricuh. 

Pantauan TangerangNews.com, baku hantam sempat terjadi. Namun tak lama kemudian, wasit dan panitia mengambil langkah tegas dan langsung menghentikan pertandingan.

Kedua massa pun akhirnya berhasil dilerai. Kendati demikian, tensi di dalam dan luar lapangan masih memanas. 

Pertandingan sepakbola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Tangerang Selatan diwarnai kericuhan, Senin 20 Desember 2021.

Atas kejadian itu, pertandingan babak kedua yang masih menyisakan waktu puluhan menit terpaksa dituntaskan. Penentuan juara akhirnya, diputuskan berdasarkan adu penalti. 

Adu penalti bejalan seru. Penendang pertama dari kedua tim, saling mencetak gol. Namun sayang, dua algojo dari tim Setwan DPRD Tangsel gagal menjebloskan bola ke dalam gawang. 

Alhasil berdasarkan adu penalti, Satpol PP Kota Tangsel berhasil mengungguli Setwan DPRD Kota Tangsel dengan skor 4-2.

Kasatpol PP Kota Tangsel Mursinah mengatakan, gesekan yang terjadi tersebut merupakan hal wajar dalam pertandingan sepak bola. 

"Semua yang namanya bertanding pasti ingin menang. Sportifitas kita jaga. Ya kalau ada gesekan sedikit itu cuma pemanasan. Alhamdulillah kita dengan teman-teman dewan dan lainnya juga demikian," kata Mursinah. 

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Tangsel Chaerul Soleh mengatakan, pertandingan ini merupakan ajang silaturahmi. Oleh karena itu, Ia pun sangat menyayangkan insiden yang sempat terjadi di lapangan. 

"Disayangkan diwarnai dengan emosi yang tidak baik harusnya tampil secara sportifitas. Mudah-mudahan tahun-tahun yang akan datang, tidak akan terjadi kembali. Harus disadari bahwa ini adalah momentum silaturahmi. Jangan dicederai dengan keributan. Belajar dewasa lah," ungkapnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

KOTA TANGERANG
Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:20

Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) yang berada di bawah naungan Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) siap mengoperasikan fasilitasnya sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill