Connect With Us

Aksi Pemain Timnas Indonesia Kenakan Pita Hitam Gegara Gagal Masuk Pildun, Warganet Singgung Tragedi Kanjuruhan

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 31 Maret 2023 | 09:58

Timnas Indonesia mengenakan pita hitam sebagai ungkapan rasa kekecewaan atas gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Imbas dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 membawa luka mendalam bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Para pemain Timnas Indonesia U-20 harus mengubur mimpinya dalam-dalam untuk tampil di ajang sepak bola dunia itu. Pasalnya, Indonesia mendapat jatah bermain lantaran sebelumnya berstatus sebagai tuan rumah.

Untuk mengungkapkan rasa kesedihannya, para pemain mengenakan simpul pita hitam di lengan kirinya sebagai simbol dukacita atas gagalnya Indonesia berlaga di Piala Dunia.

"Pita hitam yang tersimpul di lengan kiri para pemain tim U-20 Indonesia, menjadi simbol duka atas batalnya penggawa Garuda Nusantara berlaga di Piala Dunia U-20," tulis akun Twitter resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) seperti dikutip, Jumat 31 Maret 2023.

Namun alih-alih mendapat simpati, warganet justru menganggap Timnas Indonesia U-20 terlalu berlebihan dan seharusnya aksi pita hitam lebih layak ditujukan kepada tragedi Kanjuruhan.

"Lebay... kekanak2an, berharap simpati tapi empati ke 135 nyawa pun ga ada. Kalian yg tim u20, ga tanding pun dunia ga kiamat. Tanding itu kalau emang punya kapasitas. Kalau cuma krn jd negara penyelenggara kalian dikasih kesempatan tanding, ga ada harganya," kata akun @DwiNina**.

"Sorry, what? Yaelah kesedihan didramatisir kek gini biar apa? Kirain pita hitam buat mengenang matinya federasi atas kejadian tragedi kanjuruhan. Padahal lagi sedih tp sempet sempetnya pemotretan loh iso e," ujar akun @lidama***.

"Ini berlebihan,adik² ini "hampir" tampil di pildun karena sebagai tuan rumah,bukan prestasi/kualifikasi,jadi saat gagal jadi tuan rumah jg ga perlu terlalu di dramatisir dengan pita hitam segala... Kalian hrs berusaha msk piala dunia dgn prestasi lwt kualifikasi itu baru keren," imbuh akun @wim_musa**.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia sebelumnya telah melakukan aksi mengenakan pita hitam guna menghormati tragedi Kanjuruhan dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 saat melawan Guam, Senin 3 Oktober 2022, di Stadion Pakansari, Bogor.

BANDARA
4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

Selasa, 3 Maret 2026 | 15:33

Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

OPINI
Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Senin, 2 Maret 2026 | 16:39

Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill