PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert
Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TANGERANGNEWS.com-Shin Tae-Yong mengancam ikut hengkang dari posisi pelatih timnas Indonesia jika Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur dari jabatannya.
Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule didesak turun dari jabatan ketua umum PSSI lantaran dianggap ikut bertanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan.
Shin Tae-Yong memberikan pernyataan yang mengejutkan pada postingan akun Instagram pribadinya, Rabu, 12 Oktober 2022. Dirinya mengatakan akan ikut mundur sebagai pelatih jika ketua PSSI mundur.
Baca juga: Direktur Operasional hingga Indosiar Diperiksa Polisi Usut Tragedi Kanjuruhan
Menurutnya, sepak bola tidak hanya dilihat dari 11 pemain dan pelatih saja. Kesuksesan hanya dapat diraih bila terjalin kerjasama satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, dan semua karyawan federasi termasuk ketua umum.
Shin Tae-Yong sebagai bagian dari PSSI merasa ikut bertanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan banyak orang tersebut.
Baca juga: Dispora Klaim Indomilk Arena Kandang Persita Tangerang Standar FIFA
"Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI," tulis Shin Tae-yong dikutip dari Kompas.com, Kamis, 13 Oktober 2022.
Dalam postingan tersebut, Shin Tae-Yong menuliskan bahwa jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka dirinya pun juga memiliki kesalahan yang sama. Sebab, menurutnya mereka adalah satu tim.
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews