Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Timnas U-17 Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023 setelah kalah 1-5 dari Malaysia dalam laga terakhir Grup B pada Minggu, 9 Oktober 2022 malam.
Meski menempati posisi kedua di grup dan sempat dua kali menang telak, Tim Garuda Muda gagal masuk dalam enam runner-up terbaik dari 10 grup yang ada.
Arkhan Kaka dan kawan-kawan pun harus puas dengan hasil yang didapatkan meskipun cukup mengecewakan.
Bima Sakti memastikan bahwa perjuangan para pemain ini telah berakhir di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Oleh karena itu, setelah ini para pemain akan langsung dibubarkan dan dikembalikan ke klub masing-masing.
Apalagi setelah ini Bima langsung fokus ke ajang Asian Youth Games (AYG) 2022 di China pada Desember mendatang.
Mantan pemain timnas Indonesia itu memang sudah mendapat kepercayaan untuk memimpin tim di ajang AYG 2022.
“Setelah ini ada jadwal Asian Youth Games di China,” ujar Bima Sakti kepada awak media dilansir dari BolaSport.com pada Senin, 10 Oktober 2022.
“Sementara untuk ini kami akan kembalikan ke klub masing-masing,” ucapnya.
Bima tak lupa meminta para pemain agar tak merasa putus asa. Perjuangan mereka untuk sampai saat ini sudah bagus, hanya saja kemenangan memang belum berpihak kepada skuad Garuda Asia.
Oleh karena itu, Bima meminta para pemain tetap bangkit dan tak merasa menyerah.
“Persiapan sudah satu bulan lebih, mereka harus bangkit. Tidak boleh putus asa,” kata Bima.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews