Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com–Timnas U-17 Indonesia harus berpuas diri setelah menerima kekalahan telak atas Malaysia dengan skor akhir 5-1 dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu, 9 Oktober 2022.
Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Bima Sakti mengatakan, kekalahan tersebut merupakan kesalahan dari staf pelatih. Sebab, di setiap pertandingan yang hanya berjarak satu hari tersebut, pihaknya memaksakan mayoritas pemain untuk bermain pada empat pertandingan di Grup B.
Andrika Fathir (kiper), Habil Abdillah, Sulthan Zaky, Muhammad Riski Afrisal, Muhammad Kafiatur Rizky, Arkhan Kaka, dan Rizdjar Subagja merupakan ketujuh pemain yang tidak pernah tergeser sebagai starter pada tiga laga sebelumnya dalam susunan pemain.
Kemudian Bima menyatakan, seharusnya pihaknya mengistirahatkan para pemain utama pada pertandingan pertama melawan Guam, Senin, 3 Oktober 2022 demi menjaga kebugaran. Pada laga tersebut Indonesia menang telak 14-0.
“Satu jam sebelum laga Guam, sebenarnya kami mau mengubah susunan pemain untuk menurunkan pemain dari bench (bangku cadangan). Namun, kami mengambil keputusan yang aman. Jadi, bisa saja kami kalah dari Malaysia karena pemain kelelahan," ujar Bima seperti dikutip dari Tempo.co, Senin, 10 Oktober 2022.
Akibat dari kekalahan tersebut Timnas U-17 Indonesia dipastikan tidak lolos kualifikasi lantaran tidak masuk dalam hitungan dalam penentuan enam runner up terbaik. Itu artinya, kemenangan Indonesia atas Guam 14-0 dan Palestina 2-0 diabaikan. Hanya hasil menang 3-2 atas Uni Emirat Arab dan kalah 1-5 dari Malaysia yang dikalkulasi.
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.
Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews