Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya
Senin, 27 Juli 2026 | 14:28
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 28 organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Tangerang bersilaturahmi melalui ajang perlombaan olahraga yang difasilitasi Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.
Selain sebagai ajang silaturahmi, perlombaan olahraga yang berlangsung selama 8 hingga 17 Agustus 2022 di halaman kantor BPBD Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kecamatan Tangerang, ini dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia.
"Sekaligus memberi tahu kantor kami yang baru kepada semua pegawai OPD di Kota Tangerang," ujar Deni Koswara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Senin 8 Agustus 2022.
Menurut Deni, berbagai perlombaan olahraga yang digelar di antaranya badminton, catur, tenis meja, dan gulung selang.
"Untuk lomba keterampilan gulung selang hanya untuk internal pegawai BPBD saja," tuturnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kota Tangerang, Rana Rachdiana yang merupakan ketua panitia lomba tersebut menjelaskan, kegiatan ini diikuti 28 OPD.
"Alhamdulillah teman-teman OPD sangat antusias," ucap Rana.
Rana berharap kegiatan positif ini menjadi penghibur di tengah kesibukan para pegawai dalam beraktivitas.
"Intinya kita ingin jalin silaturahmi," pungkasnya.
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews