Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang mengadakan pagelaran Saka Patriot Scout Competition 2024, di Lapangan Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang.
Event kolaborasi dengan Satuan Karya (Saka) Pramuka Patriot Kota Tangerang yang berlangsung pada 24 Februari 2024 itu, akan diikuti 167 sekolah dan seribu anggota Pramuka dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang menuturkan, melalui event ini pihaknya ingin menciptakan generasi muda mengenal program kemajuan masa depan.
Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan berbagai tantangan jaman sekarang, Pramuka akan terus berkembang menjadi nilai-nilai anak muda yang kreatif dan inovatif.
"Pramuka pasti akan mampu beradaptasi dan memimpin terdepan," ungkapnya.
Di dalam acara Pramuka ini ada 9 macam perlombaan seperti dari olahraga senam, memanah dan lainya dengan total hadiah sekitar Rp15 juta.
"Saka Patriot pertama kali diadakan di Kota Tangerang, ini momen yang sangat luar biasa, kita meminta dukungan dari berbagai pihak-pihak lainnya," ujarnya.
Kaonang menambahkan ke depan dirinya ingin mengundang beberapa negara untuk mengikuti perlombaan di Kota Tangerang.
"Ingin banget mengundang beberapa negara untuk mengikuti kompetisi olahraga yang diadakan di Kota Tangerang," jelasnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGPuluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews