Sungai Cisadane Diduga Tercemar, PDAM Aetra Tangerang Alami Gangguan
Selasa, 10 Februari 2026 | 08:03
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aetra Tangerang melalui unggahan resminya menyampaikan adanya penurunan kualitas air baku.
TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang berhasil menyelematkan diri dari zona degradasi usai berhasil menang 4-2 atas Bali United di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Selasa, 30 April 2024.
Meski terseok-seok di pertengahan musim, Pendekar Cisadane berhasil menuntaskan empat laga terakhir tanpa kekalahan.
Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo Duran mengatakan, kunci keberhasilan Persita menahan empat laga terakhir ialah para pemain yang tampil bermain secara maksimal.
"Para pemain tampil luar biasa, mereka tampil maksimal. Mereka mati-matian di lapangan sejak saya kembali ke tim mereka latihan sangat termotivasi," ujar Luis dalam keterangannya, Kamis, 2 Mei 2024.
Dua pertandingan terakhir pun Persita sempat dibuat was-was imbas absennya duo Argentina Ezequiel Vidal dan Ramiro Fergonzi lantaran mengalami sakit.
Kendati begitu, Luis meyakinkan anak asuhnya agar bermain secara kolektif daripada hanya mengandalkan kemampuan salah satu individu saja.
"Saya yakin di dua pertandingan terakhir kita bisa dapat kemenangan, karena organisasi bermain sudah jauh lebih baik dan berubah," ungkapnya.
Persita finis di peringkat 14 dengan koleksi 39 poin BRI Liga 1 Musim 2023/2024, dengan raihan 10 kemenangan, 9 imbang dan 15 kalah.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aetra Tangerang melalui unggahan resminya menyampaikan adanya penurunan kualitas air baku.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengunjungi wartawan yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN), Senin, 9 Februari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews