Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN
Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TANGERANGNEWS.com- Penyerang asal Argentina, Ramiro Fergonzi mengucapkan terima kasih kepada para suporter Persita Tangerang.
Rami, sapaan akrabnya, mengaku merasa diterima dengan baik menjadi bagian dari klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut.
"Mereka (suporter) membuat saya merasa menjadi bagian dari keluarga dan menikmati setiap pertandingan di rumah bersama-sama," ujar Rami, Sabtu, 11 Mei 2024.
Dia menyayangkan hasil musim 2023/2024 yang finis di posisi ke-14, meski Rami senang Persita bertahan di kasta tertinggi liga di Indonesia.
Padahal, Rami menyebut awal musim merupakan salah satu performa terbaiknya dalam berkarir sebagai pesepakbola profesional.
"Awal musim adalah salah satu periode terbaik yang saya alami dalam karir saya, dengan antusiasme yang besar dan tim merasa sangat kuat," bebernya.
Untuk itu, kawan duet Ezequiel Vidal ini meminta agar para suporter Persita terus memberikan dukungan agar Persita dapat meraih hasil yang lebih baik lagi.
Musim ini, Ramiro sukses mencatatkan 12 gol dan lima assist dalam 32 penampilan di sepanjang musim BRI Liga 1 2023/2024.
Mantan pemain Chacarita Juniors ini juga diisukan telah menandatangani kontrak dengan Persik Kediri.
Namun, belum ada rilis resmi dari klub terkait nasib Ramiro Fergonzi di Liga 1 musim depan.
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TODAY TAGKementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan penyaluran bantuan sosial kepada 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews